KALTIMPOST.ID, BANJARMASIN – Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan mengumumkan bahwa mulai hari ini, Senin 16 Juni 2025, Jembatan Barito mulai menjalani perbaikan lantai (grouting) akibat ditemukannya retak-retak rambut di permukaan jembatan.
Proyek pemeliharaan jembatan di Kabupaten Barito Kuala ini dijadwalkan berlangsung hingga 15 Juli 2025 mendatang.
Menurut informasi resmi yang dirilis melalui akun Instagram @pu_jalan_kalsel, retakan halus tersebut dapat berisiko menimbulkan kerusakan lebih parah jika tidak segera ditangani.
Untuk itu, perbaikan jembatan yang melintasi Sungai Barito dilakukan menggunakan metode grouting dengan epoxy resin, teknik yang juga telah digunakan dalam perawatan serupa pada tahun 2019 dan 2023 lalu.
Selama masa perbaikan, lalu lintas di atas Jembatan Barito akan diberlakukan sistem buka-tutup secara bergantian.
Hal ini dilakukan setelah BPJN Kalsel melakukan koordinasi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala dan Satlantas Polres Barito Kuala.
Pengguna jalan diimbau untuk mengikuti arahan petugas di lapangan dan tetap mengutamakan keselamatan selama proses berlangsung.
“Mohon maaf atas gangguan perjalanan yang ditimbulkan, dan kami memohon dukungan masyarakat agar pelaksanaan kegiatan ini bisa selesai dengan baik dan tepat waktu,” tulis BPJN Kalsel dalam unggahan resminya.
Proyek ini merupakan bagian dari program pemeliharaan infrastruktur nasional untuk memastikan Jembatan Barito tetap aman, nyaman, dan berfungsi maksimal dalam mendukung konektivitas antardaerah.
Pihak pelaksana juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu perjalanan, bersabar, dan selalu berhati-hati.
“Sedikit sabar kita hari ini bisa membuat jembatan kita lebih aman untuk masa depan,” ujar perwakilan teknis dari lapangan.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko