Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

AS Serang Iran: Klaim Sukses Hancurkan 3 Fasilitas Nuklir, Resmi Gabung Konflik Israel-Iran?

Almasrifah • Minggu, 22 Juni 2025 | 12:26 WIB

GABUNG: Amerika Serikat serang Iran gunakan pesawat pengebom siluman B2, Sabtu (21/6/2025).
GABUNG: Amerika Serikat serang Iran gunakan pesawat pengebom siluman B2, Sabtu (21/6/2025).
KALTIMPOST.ID, Amerika Serikat serang Iran pada Sabtu (21/6/2025) waktu setempat. Kabar ini diumumkan Donald Trump, Presiden AS, dalam pidato singkat yang disiarkan dari Gedung Putih, Minggu (22/6).

Trump mengumumkan bahwa AS bergabung dalam konflik Israel dan Iran dengan melancarkan serangan udara terhadap tiga fasilitas nuklir Iran.

Serangan ini menyasar tiga lokasi strategis Iran, yaitu Fordow, Natanz, dan Isfahan, yang selama ini dikenal sebagai pusat aktivitas pengayaan nuklir Iran.

“Kami telah menyelesaikan serangan yang sangat berhasil terhadap tiga lokasi nuklir di Iran. Semua pesawat kini telah keluar dari wilayah udara Iran dan kembali dengan selamat,” kata Trump melalui akun Truth Social.

Dilansir dari Al Jazeera, Trump mengatakan bahwa AS menjatuhkan enam bom bunker-buster ke fasilitas Fordow dan menembakkan 30 rudal Tomahawk ke Natanz dan Isfahan.

Sumber militer AS menyebutkan, serangan ini melibatkan pesawat pembom siluman B2, yang merupakan satu-satunya pesawat di dunia yang dapat membawa bom penghancur bunker GBU-57, senjata yang dirancang khusus untuk menghancurkan target bawah tanah dengan pelindung struktur beton tebal.

Dalam siaran tersebut, Trump menyampaikan pesan yang bernada ultimatum kepada Iran. “Sekarang waktunya damai. Iran hanya punya dua pilihan: perdamaian atau kehancuran,” ujarnya.

Trump mengeklaim, fasilitas nuklir utama Iran telah dihancurkan sepenuhnya, dan menyebut serangan ini sebagai kesuksesan militer yang luar biasa.

Di sisi lain, Organisasi Energi Atom Iran memberikan tanggapan terkait serangan tersebut. Organisasi ini mengonfirmasi bahwa fasilitas nuklir Fordow, Natanz, dan Isfahan memang menjadi sasaran serangan.

Namun, berdasarkan hasil pemantauan sistem radiasi dan survei lapangan, tidak ditemukan adanya kebocoran radiasi ataupun ancaman terhadap warga sekitar.

“Tidak ada kontaminasi tercatat. Tidak ada bahaya bagi penduduk. Kondisi keselamatan stabil,” tulis lembaga tersebut melalui media sosial.

Serangan ini memperkeruh situasi yang sudah memanas sejak lebih dari sepekan terakhir, di mana Israel dan Iran saling melancarkan serangan udara yang telah menimbulkan korban jiwa dan luka-luka di kedua negara.

Israel beralasan bahwa operasi militernya bertujuan mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Sebaliknya, Iran bersikukuh bahwa program nuklirnya murni untuk riset dan kepentingan energi. (*)

Editor : Almasrifah
#Fordow #Natanz #Amerika Serikat serang Iran #AS bergabung dalam konflik Israel dan Iran #fasilitas nuklir iran #pesawat pembom siluman B2 #Isfahan #rudal tomahawk #Organisasi Energi Atom Iran #donald trump