Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Rintihan Istri Brigadir Nurhadi: Saya Tak Menukar Nyawa Suami dengan Uang, Mengaku Banyak Tekanan

Uways Alqadrie • Minggu, 13 Juli 2025 | 18:09 WIB

Brigadir Muhammad Nurhadi semasa hidup dan sang istri, Elma Agustina. (FOTO: IST)
Brigadir Muhammad Nurhadi semasa hidup dan sang istri, Elma Agustina. (FOTO: IST)
KALTIMPOST.ID, LOMBOK BARAT – Suasana duka masih terasa di rumah almarhum Brigadir Muhammad Nurhadi, anggota Paminal Propam Polda NTB yang meninggal secara tragis pada awal Maret 2025 lalu. Meski telah empat bulan berlalu, kasus kematiannya belum menunjukkan titik terang.

Istri Nurhadi, Elma Agustina (28), mengaku masih terpukul dan berharap penyelidikan segera mengungkap pelaku utama di balik kematian suaminya. 

Diketahui Elma dan Nurhadi memiliki dua orang anak laki-laki, putra pertamanya berusia 5 tahun dan putra keduanya kini berusia 4 bulan.

“Saya tidak mencari apa-apa, hanya keadilan,” ucap Elma saat ditemui di kediamannya di Desa Sembung, Kecamatan Narmada, Jumat (1/7/2025).

Ia mengatakan sejumlah polisi mendatanginya, termasuk dua istri atasan yang menjadi tersangka pembunuh suaminya, istri Kompol I Made Yogi dan istri Ipda Haris Chandra.

Meski demikian, Elma membantah tegas isu bahwa ia menerima uang dari salah satu tersangka.

“Tidak benar saya menerima uang Rp 400 juta, demi Allah tidak pernah ada,” tegasnya. Elma menolak tudingan yang menyebut dirinya dibayar untuk tidak memperpanjang kasus. Ia memastikan akan terus menuntut kejelasan kasus demi almarhum suaminya.

"Saya tidak akan menukar nyawa suami saya dengan uang, tidak pernah ada uang Rp 400 juta itu demi Allah," tegas Elma.

Keluarga berharap pihak Polda NTB bisa segera merampungkan penyidikan dan mengungkap aktor utama di balik kasus yang menyisakan banyak pertanyaan ini.

Editor : Uways Alqadrie
#polisi bunuh polisi #Brigadir Muhammad Nurhadi #Ipda Haris Chandra #Kompol I Made Yogi Purusa Utama #polda ntb