Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Ipda Haris Chandra Sempat Melakukan Video Call dan Menyorot Wajah Nurhadi Sebelum Ditemukan Tenggelam

Uways Alqadrie • Selasa, 15 Juli 2025 | 09:11 WIB
Kompol I Made Yogi dan Ipda Haris Chandra diduga telah merencanakan kematian Brigadir Nurhadi. (FOTO: IST)
Kompol I Made Yogi dan Ipda Haris Chandra diduga telah merencanakan kematian Brigadir Nurhadi. (FOTO: IST)

KALTIMPOST.ID, LOMBOK UTARA – Tragedi kematian Brigadir Nurhadi di kolam sebuah vila di Gili Trawangan, Rabu (16/4/2025), masih menyisakan sejumlah pertanyaan. 

Salah satu temuan dalam kasus ini adalah adanya momen video call yang dilakukan oleh Ipda Haris Chandra, tak lama sebelum Nurhadi ditemukan tewas.

Fakta ini disampaikan oleh pengacara Yan Mangandar, berdasarkan kesaksian Misri Puspita Sari, salah satu anggota rombongan yang terdiri dari tiga anggota polisi dan seorang perempuan lain.

Kejadian tersebut dimulai dari rombongan tiba di Pelabuhan Gili Trawangan sekitar pukul 15.30 WITA. Kompol I Made Yogi bersama Misri menginap di Vila Tekek, sedangkan Brigadir Nurhadi, Ipda Haris Chandra, dan seorang perempuan bernama Melanie Putri menginap di hotel lain di dekatnya. Sekitar pukul 16.30 WITA, seluruh anggota rombongan berkumpul di Vila Tekek.

Menurut kesaksian, di vila tersebut berlangsung pesta narkoba dan minuman keras. Obat-obatan terlarang yang digunakan antara lain jenis riklona dan ekstasi. 

Misri menyebut obat-obatan tersebut berasal dari Kompol Yogi, sementara alkohol berupa tequila dikonsumsi bersama oleh Brigadir Nurhadi dan Ipda Haris.

Pesta berlangsung hingga menjelang pukul 18.20 WITA. Kompol Yogi disebut telah tertidur sejak pukul 17.00 WITA. Sementara itu, Ipda Haris dan Putri meninggalkan vila menuju Hotel Natya, meninggalkan Brigadir Nurhadi yang masih berada di kolam dalam kondisi diduga terpengaruh alkohol dan narkotika.

Tanda Tanya di Balik Video Call

Motif video call yang dilakukan Ipda Haris Chandra menjadi salah satu titik investigasi yang paling gelap. Kepada siapa video itu ditujukan? Apa tujuan menunjukkan wajah Nurhadi di dalam kolam?

Kesaksian Misri menyebut Haris kembali lagi ke vila untuk kedua kalinya, hanya sampai teras, dengan gestur celingak-celinguk ke arah dalam vila. Pada saat itu, Kompol Yogi masih tertidur dan tidak bergerak.

Pihak kepolisian masih menelusuri lebih lanjut siapa yang terlibat, dan bagaimana tanggung jawab ketiga tersangka—Kompol Yogi, Ipda Haris, dan Misri—dalam peristiwa yang menewaskan Nurhadi.

Keterangan Berbeda Kuasa Hukum

Pengacara Kompol Yogi, Suhartono, menyatakan bahwa kliennya telah tertidur sejak pukul 17.00 WITA setelah dipapah oleh dua rekannya—Haris dan Nurhadi. Ia tertidur di atas binbag dan kemudian dipindahkan ke kamar, lalu tidak mengetahui kejadian apa pun sampai pukul 21.00 WITA.

“Klien kami tidak terlibat aktif. Bahkan sudah tidur sejak satu jam sebelum kejadian,” tegas Suhartono.

Penyidikan terhadap kasus ini masih berlanjut untuk mengungkap secara jelas penyebab kematian Brigadir Nurhadi serta keterlibatan para pihak dalam peristiwa tersebut.

 

Editor : Uways Alqadrie
#polisi bunuh polisi #Ipda Haris Chandra #Brigadir Nurhadi #Kompol I Made Yogi Purusa Utama #Melanie Putri Gili Trawangan #polda ntb #Misri Puspita Sari terkait kasus Brigadir Nurhadi