Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kenapa Kepala BNN Melarang Tangkap Artis Pengguna Narkoba? Ini Jawaban Tak Terduganya

Dwi Puspitarini • Rabu, 16 Juli 2025 | 10:33 WIB

 

Kepala Badan Narkotika Nasional RI (BNN RI) Komjen Pol Marthinus Hukom.
Kepala Badan Narkotika Nasional RI (BNN RI) Komjen Pol Marthinus Hukom.

KALTIMPOST.ID, Kebijakan baru dari Badan Narkotika Nasional (BNN) memancing perhatian publik.

Kepala BNN Komjen Pol Marthinus Hukom secara tegas melarang para anggota BNN untuk menangkap pengguna narkoba, termasuk artis dan selebriti tanah air.

Menurut Marthinus, pengguna narkoba bukanlah penjahat, melainkan korban yang sepatutnya dibantu, bukan dipenjara.

“Saya sebagai Kepala BNN melarang anggota dan jajaran menangkap pengguna, termasuk di dalamnya artis,” kata Marthinus saat memberikan kuliah umum di Universitas Udayana Bali, Selasa (15/7/2025).

Keputusan ini diambil berdasar aturan hukum yang berlaku di Indonesia. Alih-alih dijebloskan ke penjara, pengguna seharusnya mendapatkan jalan rehabilitasi agar bisa pulih.

“Kalau ada petugas penegak hukum yang tiba-tiba mencoba bermain memproses itu, ya dia berhadapan dengan hukum itu sendiri. Itu sudah diatur, laporan wajib diterima lalu direhabilitasi tanpa proses hukum,” tegas Marthinus.

 Baca Juga: Demi Lawan Krisis Literasi, Gubernur Sulbar Wajibkan Siswa Baca 20 Buku untuk Bisa Lulus

Ia menambahkan, ada lebih dari 1.400 institusi rehabilitasi di seluruh Indonesia yang siap membantu setiap pengguna narkoba yang mau melapor.

Marthinus punya pandangan unik, “Pengguna itu adalah korban. Kalau membawa dia ke penjara, kita menghukum dia untuk kedua kali. Kita menjadikan dia korban untuk kedua kalinya. Maka yang harus digunakan adalah pendekatan rehabilitasi. Banyak kok yang selesai direhabilitasi,” jelasnya.

Marthinus juga khawatir jika kasus artis pengguna narkoba terus-terusan dipublikasikan besar-besaran, justru memberi dampak buruk pada remaja dan penggemar.

“Ketika artis ditangkap lalu dipublikasikan berlebihan, maka persepsi publik akan terbelah. Tapi bagaimana anak-anak kita yang melihat idolanya seorang artis? Ini jadi bahaya,” lanjutnya.

Meski begitu, Marthinus menekankan tidak ada ampun bagi para pengedar narkoba. Seluruh jajarannya diminta bertindak tegas, tanpa kompromi, “Para pengedar kita harus bertindak keras, membawa mereka sampai ke pengadilan. Tidak boleh berkompromi dengan siapapun, walaupun di-back up oleh siapapun.” ***

Editor : Dwi Puspitarini
#bnn #pengguna narkoba #narkoba #kepala bnn #marthinus hukom