KALTIMPOST.ID, Nama Timothy Ronald kembali jadi buah bibir di media sosial usai ucapannya soal gym viral dan menuai kecaman.
Dalam sebuah siaran langsung, pria berusia 24 tahun itu menyebut orang yang rajin ke gym sebagai "goblok" atau otak kosong.
Pernyataan ini langsung memancing kontroversi luas, membuat publik bertanya-tanya siapa sebenarnya Timothy Ronald?
Bagi kalangan muda yang mengikuti dunia investasi dan kripto, nama Timothy bukanlah sosok asing. Ia dikenal sebagai investor muda yang sukses dan edukator keuangan yang aktif di berbagai platform digital.
Di balik gaya bicaranya yang blak-blakan, banyak pula yang menyebut Timothy sebagai inspirasi karena kisah perjuangannya membangun bisnis dari nol.
Timothy lahir di Tangerang Selatan pada 22 September 2000. Ia berasal dari keluarga keturunan Indonesia-Tiongkok dan dibesarkan dalam kondisi keluarga menengah.
Saat usianya 15 tahun, kedua orang tuanya bercerai hal yang sempat menjadi titik berat dalam hidupnya.
Namun Timothy tak larut dalam kondisi tersebut. Sejak SMA, ia mulai menjual pomade secara online. Meski gagal, ia tak menyerah dan mencoba bisnis baru: sedotan stainless. Dari sinilah ia mulai mengenal dunia digital marketing lewat Facebook Ads.
Usahanya mulai membuahkan hasil ketika ia masuk ke dunia investasi. Berbekal penghasilan dari usaha kecil dan kerja paruh waktu, ia terjun ke pasar saham dan berhasil mengantongi keuntungan puluhan juta rupiah.
Dari sana, Timothy menjajal investasi kripto langkah yang kemudian membawanya meraih kesuksesan besar.
Tak hanya sebagai investor, Timothy juga dikenal sebagai pendiri platform edukasi Ternak Uang dan Akademi Crypto, yang kini menjadi salah satu sumber belajar utama seputar kripto dan keuangan digital di Indonesia.
Meski sempat memutuskan untuk berhenti kuliah, Timothy membuktikan bahwa jalur non-akademik bukan halangan untuk sukses. Ia bahkan tercatat sebagai pemegang saham termuda di Holywings Group.
Namun, citranya yang menginspirasi kini tercoreng oleh ucapannya soal gym. Banyak warganet menganggap pernyataannya melecehkan gaya hidup sehat dan merendahkan pilihan orang lain.
Tetap saja, Timothy adalah figur yang unik kombinasi antara pemuda ambisius, sukses secara finansial, namun juga kerap mengundang kontroversi karena cara penyampaiannya yang frontal.(*)
Editor : Thomas Dwi Priyandoko