Dalam rapat paripurna DPRD Jabar, Rabu (20/8), Dedi menyebut tragedi tersebut tak lepas dari kurangnya kepedulian aparat desa. Apalagi, kedua orang tua korban juga tengah sakit. Sang ibu mengalami gangguan kejiwaan, sementara ayahnya menderita TBC.
“Seharusnya perangkat desa lebih peka dengan kondisi warganya. Jangan sampai ada kasus serupa terulang,” tegas Dedi.
Mantan Ketua DPRD Purwakarta itu meminta setiap kepala desa di Jabar membuka pintu rumahnya untuk warga yang ingin menyampaikan keluhan. Menurut dia, masyarakat tidak bisa terus-menerus datang jauh ke Lembur Pakuan hanya untuk mencari solusi.
“Dari Sukabumi ke Cirebon terlalu jauh kalau semua warga harus menyampaikan masalah ke gubernur. Kades dan camat harus jadi garda terdepan,” ucapnya.
Dedi juga menekankan pentingnya koordinasi berjenjang antara kepala desa, camat, bupati, hingga gubernur. Dengan begitu, problem masyarakat bisa cepat ditangani.
“Camat pun wajib menampung aspirasi warganya dan segera menyambungkan ke tingkat kabupaten maupun provinsi,” tambahnya.
Kasus kematian Raya kini menjadi peringatan serius bagi Pemprov Jabar untuk memperkuat fungsi pelayanan pemerintah desa.
Editor : Uways Alqadrie