Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Alhamdulillah! Bansos PKH dan BPNT Tahap 3 Segera Cair, Pemerintah Ingatkan KPM Jaga Kartu KKS

Ilmidza Amalia Nadzira • Minggu, 31 Agustus 2025 | 11:49 WIB
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.
Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf.

KALTIMPOST.ID, Kabar baik datang untuk jutaan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.

Proses pencairan bantuan sosial (bansos) Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) tahap 3 kini sudah memasuki fase penting dan tinggal menunggu pencairan.

Berdasarkan sistem SIKS NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation) yang digunakan pemerintah, pendamping sosial, serta operator, status bansos kini sudah masuk tahap “belum SI” (Standing Instruction).

Status ini setara dengan SPM (Surat Perintah Membayar), yang berarti pemerintah sudah menandatangani perintah resmi untuk menyalurkan dana melalui bank penyalur.

Meski masih ada satu tahap lagi menuju “SI”, proses perpindahan dari “belum SI” ke “SI” biasanya berlangsung singkat.

Begitu status resmi berubah menjadi “SI”, maka dalam waktu 1–3 hari kerja saldo bansos akan langsung masuk ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) masing-masing penerima.

Setelah itu, KPM dapat mencairkan dana melalui mesin ATM, agen bank, maupun e-warung yang sudah ditunjuk.

Menjelang pencairan, pemerintah mengingatkan agar masyarakat penerima manfaat benar-benar menjaga KKS dan PIN dengan baik.

Kartu tidak boleh dititipkan kepada siapapun, termasuk aparat desa, pendamping sosial, maupun ketua kelompok.

“Memegang kartu sendiri adalah cara paling aman agar bantuan tidak disalahgunakan pihak lain. Semua dana akan langsung masuk ke rekening penerima,” demikian imbauan resmi dari Kementerian Sosial.

Setelah melakukan penarikan, KPM hanya diminta menyerahkan struk transaksi sebagai bukti bahwa bantuan sudah diterima.

Selain PKH dan BPNT, pemerintah juga mempercepat pencairan bansos tambahan lainnya.

Salah satunya Bantuan Atensi API dengan nilai Rp 600 ribu untuk periode Juli–September 2025.

Status bantuan ini sudah berada di tahap “SI”, sehingga penerima bisa segera mengecek saldo di Bank Mandiri maupun Bank Syariah Indonesia (BSI).

Pemerintah juga menyalurkan Bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) untuk pelajar dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK.

Dana bantuan pendidikan ini diharapkan bisa menopang kebutuhan sekolah di tengah tingginya biaya hidup.

Antusiasme masyarakat atas pencairan bansos tahap 3 semakin besar. Pasalnya, bantuan ini menjadi penopang utama kebutuhan pokok sehari-hari, khususnya menjelang akhir tahun ketika pengeluaran rumah tangga biasanya meningkat.

Dengan pencairan PKH, BPNT, dan bansos tambahan yang segera terealisasi, pemerintah berharap tidak ada lagi penyalahgunaan maupun praktik penahanan kartu.

Semua bantuan ditargetkan bisa langsung sampai kepada mereka yang berhak.

Editor : Hernawati
#bansos #BPNT 2025 #KPM (Keluarga Penerima Manfaat)