KALTIMPOST.ID, SURABAYA – Rencana aksi Jatim Menggugat yang sedianya digelar di depan Gedung Negara Grahadi, Rabu (3/9), resmi ditunda. Aktivis M. Soleh atau Cak Soleh memilih menahan langkah usai melihat situasi Surabaya belum sepenuhnya tenang.
Senin (1/9) malam, ia bersama tim membongkar posko bertuliskan No Viral No Justice di Taman Apsari.
Keputusan itu diambil setelah muncul kekhawatiran ada pihak yang bisa menunggangi aksi, terlebih pasca insiden pembakaran Grahadi, Sabtu (30/8).
Sejak posko itu dibongkar, kawasan Grahadi justru makin padat pengamanan. Tiga tenda TNI berdiri menggantikan, lengkap dengan prajurit bersenjata.
Kendaraan taktis Anoa milik Yon 516/CY Branjangan Kodam V/Brawijaya disiagakan di gerbang barat, bersebelahan dengan mobil pemadam.
Tenda BPBD juga ikut berdiri, menyiapkan logistik untuk pasukan. Hingga Selasa (2/9) siang, kondisi Taman Apsari dan sekitarnya terpantau aman dan terkendali.
Editor : Uways Alqadrie