KALTIMPOST.ID, Nama Ahmad Sahroni hingga kini jadi sorotan publik. Politikus yang dikenal sebagai Crazy Rich Priok ini terseret dalam arus kontroversi usai pernyataannya yang dianggap mengejek masyarakat dengan menyebut “rakyat tolol”.
Menilik jejak lama politikus Partai NasDem tersebut, kini foto-foto-foto jadulnya tersebar luas.
Sebuah unggahan di media sosial menampilkan foto-foto lawas Ahmad Sahroni kala pernah bekerja sebagai caddy golf.
Dalam potret yang beredar, pria 48 tahun itu tampil dengan gaya nyentrik memadukan celana pink dan atasan polo putih.
Salah satu foto yang paling ramai diperbincangkan memperlihatkan dirinya berpose di atas golf cart bersama seorang pria, dengan keterangan singkat “with om Agus.”
Unggahan terkait soal foto Ahmad Sahroni ini dibagikan oleh salah satu pengguna Facebook @Badminton Wonder Fans – New Bwf.
Pemilik akun FB tersebut pun menyebut bahwa foto itu diambil pada 2010 atau ketika Ahmad Sahroni masih berusia 32 tahun.
Tak butuh waktu lama, unggahan itu pun langsung diserbu dengan komentar warganet yang terkejut melihat sisi lain perjalanan hidup sang politikus.
“Makanya jangan lupa diri dari mana berasal,” kata warganet.
“Asli sih keren banget from zero to hero. Cuma sayang aja, gara-gara gitu jadi gini,” ucap warganet lainnya.
“Sisi gelap syahroni,” tutur warganet.
“Ketika netizen Indonesia bersabda gk akan dikasi ampun, ayo siapa lagi pejabat 2 yg brani sama rakyat?” ujar warganet.
Fakta ini mungkin mengejutkan bagi sebagian banyak orang, mengingat kini ia hidup bergelimang harta.
Lantas, sebenarnya apa yang jadi tugas seorang caddy golf? Simak selengkapnya.
Tugas Caddy Golf
Bagi orang awam, caddy golf mungkin hanya dipandang sebagai "pembawa tas golf". Padahal, tugas seorang caddy golf jauh lebih kompleks daripada sekadar mengangkat perlengkapan.
Tugas utama caddy golf:
- Membawa dan menyiapkan perlengkapan golf. Caddy bertugas memastikan tongkat golf, bola, serta perlengkapan lain siap digunakan. Ia harus tahu kapan memberikan tongkat yang tepat sesuai kebutuhan pegolf.
- Membaca lapangan (course riding). Tak semua pegolf paham kondisi lapangan secara detail. Di sinilah caddy berperan memberikan informasi tentang jarak, arah angin, hingga kemiringan rumput.
- Memberikan arahan strategi sederhana. Meski bukan pelatih, caddy sering memberi saran ringan tentang bagaimana pemain sebaiknya memukul bola agar lebih efisien.
- Menjaga kebersihan dan kondisi peralatan. Setelah digunakan, caddy harus membersihkan tongkat golf agar tetap prima. Ini mencerminkan profesionalisme mereka.
- Mendampingi pegolf secara psikologis. olf adalah permainan yang membutuhkan fokus tinggi. Kehadiran caddy membantu pegolf tetap tenang, termotivasi, dan merasa nyaman.
Profesi caddy golf terlihat mudah namun menuntut tanggung jawab yang besar, kesabaran, serta kemampuan komunikasi yang baik.
Bila dibandingkan dengan kehidupannya yang sekarang, perjalanan Ahmad Sahroni terasa seperti dua dunia yang berbeda.
Dari seorang anak Tanjung Priok yang pernah jadi sopir, tukang semir sepatu, hingga caddy golf, ia kini menjelma menjadi pengusaha sukses dan politikus.
Ia terjun ke dunia politik pada 2013 dengan bergabung ke Partai NasDem.
Di tahun berikutnya, Ahmad Sahroni mengikuti Pemilu 2014 dan terpilih sebagai anggota dewan dari dapil DKI Jakarta III.
Di Pemilu 2019, Ahmad Sahroni kembali terpilih dan didapuk sebagai Wakil Ketua Komisi III periode 2019-2024.
Kemudian di periode berikutnya, ia terpilih lagi dan menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi III.
Adapun posisinya di Partai NasDem, Ahmad Sahroni menjabat bendahara umum DPP Partai NasDem dari 2019.
Namun akibat ucapannya, kini karier yang ia bangun dengan susah payah runtuh seketika.
Ahmad Sahroni sempat menuturkan bahwa desakan untuk membubarkan DPR merupakan sikap yang keliru, bahkan menyebut pandangan ini sebagai mental orang tolol.
Editor : Hernawati