Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Sah! APBN 2026 Anggarkan Formasi Baru, CPNS Dibuka Lagi Tahun Depan?

Ilmidza Amalia Nadzira • Senin, 15 September 2025 | 14:27 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa siapkan anggaran untuk CPNS.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa siapkan anggaran untuk CPNS.

KALTIMPOST.ID, Rencana rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) tahun 2026 mulai ramai dibicarakan. Pemerintah disebut tengah menyiapkan formasi baru seiring adanya struktur kementerian yang berubah, pemekaran lembaga, hingga gelombang pensiun aparatur sipil negara (ASN) dalam dua tahun ke depan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan, rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 sudah mengakomodasi kebutuhan tersebut.

Bahkan, ada kemungkinan alokasi transfer ke daerah ikut ditingkatkan demi memperkuat pelayanan publik.

“Anggaran untuk kementerian baru sudah masuk perhitungan, termasuk tambahan transfer ke daerah. Semua ini akan difinalisasi bersama DPR,” ujar Purbaya.

Meski tidak secara langsung menyebut pembukaan seleksi CPNS, arah kebijakan fiskal yang lebih ekspansif menjadi sinyal positif.

Purbaya menekankan, pemerintah tidak lagi melakukan pemangkasan anggaran, melainkan fokus pada belanja yang mendorong pertumbuhan ekonomi.

“Dalam satu sampai dua tahun terakhir, lulusan sarjana sulit mendapat pekerjaan karena kebijakan fiskal dan moneter yang kurang tepat. CPNS bisa menjadi salah satu solusi,” ujarnya.

Sejumlah pengamat menilai, tren historis menunjukkan seleksi CPNS hampir selalu digelar dua tahun sekali.

Beberapa faktor memperkuat indikasi tersebut. Mulai dari masih banyaknya formasi CPNS 2024 yang kosong, kebutuhan tambahan pegawai di kementerian dan lembaga baru, angka pensiun ASN yang tinggi setiap tahun, hingga APBN 2026 yang diarahkan untuk memperkuat layanan publik.

Tak hanya itu, CPNS 2026 juga diyakini akan menjadi momentum penting bagi pemulihan ekonomi sekaligus regenerasi birokrasi.

Meski peluang terbuka lebar, tantangan tetap besar. Data Badan Kepegawaian Negara (BKN) mencatat, rasio persaingan bisa mencapai 1:1.000 tiap formasi.

Bahkan, 90 persen peserta gagal bukan karena tidak mampu, tetapi kurang persiapan menghadapi Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

Dengan APBN 2026 yang lebih agresif serta rencana pemerintah menempatkan dana di bank swasta untuk mempercepat perputaran uang, target pertumbuhan ekonomi 6–6,5 persen per tahun dipatok bisa tercapai.

Rekrutmen ASN baru dipercaya akan menjadi salah satu motor penggeraknya.

Editor : Hernawati
#cpns #APBN 2026 #pendaftaran cpns