Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Kemenag Ajak Masyarakat Hidup Harmoni dengan Alam lewat Konsep Ekoteologi

Muhammad Aufal Fresky • Selasa, 16 September 2025 | 11:49 WIB
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat .
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag Arsad Hidayat .

KALTIMPOST.ID, Akhir-akhir ini, bencana alam melanda Indonesia, seperti halnya banjir di Denpasar yang menelan korban jiwa.

Terkait hal itu, Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kemenag, Arsad Hidayat, mengajak umat beragama hidup rukun dengan alam lewat konsep ekoteologi.

Hal tersebut disampaikannya dalam Bincang Syariah Goes to Campus yang mengangkat tema Mawlid for Earth: Sharia and Eco Wisdom.

Dalam acara yang digelar di UIN Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Senin (15/8/2025) tersebut, Arsad juga mengingatkan bahwa dunia tengah menghadapi krisis lingkungan yang kian kompleks.

Menurutnya, perubahan iklim, banjir, degradasi tanah, hingga deforestasi menjadi ancaman nyata bagi umat manusia. Ancaman tersebut mempengaruhi kualitas hidup masyarakat.

Seperti yang dilansir JawaPos.com (16/9), dia juga berpandangan bahwa kerusakan lingkungan bukan sekadar persoalan teknis, tetapi menyangkut kesadaran spiritual.

Terkait hal itu, tambah Arsad, Kemenag mendorong lahirnya gerakan kolektif berbasis nilai agama untuk merespons krisis iklim.

Menurut Arsad, setiap ayat Al-Qur’an dan hadis yang menyinggung pentingnya menjaga bumi adalah panggilan moral bagi umat Islam untuk bertindak nyata. Ia juga menilai konsep ekoteologi selaras dengan ajaran Islam yang menekankan keseimbangan.

Ia juga menambahkan, pelestarian alam harus ditempatkan sejajar dengan ikhtiar menjaga jiwa, akal, agama, keturunan, dan harta. Hal tersebut, tambahnya, sekaligus memperluas dimensi tujuan syariat dalam konteks kekinian.

“Belajar dari keteladanan Nabi Muhammad, kita diajarkan untuk hidup sederhana, tidak merusak, dan selalu berpihak pada kelestarian bumi,” pungkasnya. (*)

Editor : Almasrifah
#deforestasi #kemenag #Ekoteologi #Arsad Hidayat #banjir di denpasar