KALTIMPOST.ID, Ada kabar baik bagi para pencari kerja, khususnya lulusan SMA/SMK.
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengisyaratkan bahwa pemerintah akan kembali membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026.
Menurutnya, anggaran untuk rekrutmen tersebut sudah dialokasikan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026.
Dengan kondisi APBN yang stabil, dana untuk merekrut pegawai baru diyakini tersedia.
“Pemerintah telah mengalokasikan anggaran agar proses rekrutmen CPNS tetap berjalan demi keberlanjutan regenerasi ASN,” kata Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa seperti dikutip Minggu (21/9).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Rini Widyantini, menambahkan bahwa akan ada formasi khusus yang disediakan bagi lulusan SMA/SMK. Berikut adalah beberapa formasi yang diprediksi akan dibuka:
Badan Intelijen Negara (BIN): Asisten Penata Kelola Intelijen
Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham): Penjaga Tahanan
Kejaksaan Agung: Penjaga Tahanan/Pengelola Perkara
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN): Petugas Lapangan KB
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM): Pengamat Gunung Api/Penguji Mutu Barang
Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo): Asisten Teknis/Pranata Siaran
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR): Penata Laksana Jalan & Jembatan Pemula
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP): Teknisi Akuakultur/Kesehatan Ikan
Kementerian Perindustrian (Kemenperin): Penguji Mutu Barang SMK
Baca Juga: Balikpapan Cari Investor TPA Manggar, Targetkan Teknologi Pengolahan Sampah Tepat Guna
Formasi ini akan menjadi bagian dari total rekrutmen CPNS 2026 yang diperkirakan akan mencapai 300 hingga 400 ribu pegawai baru di berbagai instansi pemerintah.
Untuk mendaftar, lulusan SMA/SMK harus memenuhi persyaratan umum berikut:
Warga Negara Indonesia (WNI).
Berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun.
Memiliki ijazah SMA/SMK atau sederajat yang relevan dengan formasi yang dilamar.
Memiliki kondisi kesehatan jasmani dan rohani yang baik.
Tidak pernah dipidana atau diberhentikan secara tidak hormat dari pekerjaan.
Bukan anggota atau pengurus partai politik.
Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Indonesia.
Baca Juga: Piutang Pembiayaan Tembus Rp502 Triliun, OJK Pastikan Risiko Tetap Aman
Catatan Penting:
Proses pendaftaran CPNS tidak dipungut biaya dan hanya dilakukan melalui portal resmi sscasn.bkn.go.id.
Jumlah final formasi dan jadwal pendaftaran akan diumumkan secara resmi setelah mendapat persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.
Menteri Keuangan menekankan bahwa rekrutmen ini bertujuan untuk memperkuat pelayanan publik dan mendukung transformasi ekonomi nasional, bukan sekadar regenerasi birokrasi. ***
Editor : Dwi Puspitarini