KALTIMPOST.ID, PENAJAM-Pemprov Kaltim bersama Pemkab Paser dan Pemkab Penajam Paser Utara, sepakat menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk Proyek Strategis Pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Long Kali.
Acara yang berlangsung di PT Kideco Jaya Agung, Kecamatan Batu Sopang, Paser, pada Jumat (19/9), ini menandai dimulainya kolaborasi lintas daerah yang vital untuk memenuhi kebutuhan air bersih.
Dalam acara tersebut, Direktur Perusahaan Umum (Perumda) Air Minum Danum Taka (AMDT) PPU, Abdul Rasyid, hadir mewakili PPU.
Ia mendampingi perwakilan bupati PPU, yaitu Wakil Bupati PPU, Abdul Waris Muin, serta jajaran pemerintahan lainnya, termasuk Gubernur Kaltim, Rudy Mas'ud dan Bupati Paser, Fahmi Fadli.
Direktur Perumda AMDT PPU, Abdul Rasyid, Senin (22/9) mengatakan, bahwa SPAM Regional Long Kali dirancang dengan kapasitas total 200 liter per detik, yang akan dialokasikan secara proporsional.
Kabupaten Paser akan menerima 50 liter per detik, sementara Kabupaten PPU mendapatkan porsi terbesar, yaitu 150 liter per detik.
Pembagian ini disesuaikan dengan kebutuhan wilayah dan proyeksi pertumbuhan penduduk, termasuk dukungan terhadap kawasan yang menjadi penyangga utama Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara.
“Proyek ini bukan hanya soal air bersih, tapi juga tentang masa depan kita,” kata Mudyat Noor, bupati PPU, dalam sebuah pernyataan terpisah.
Ia menambahkan, pembangunan SPAM ini adalah bukti nyata sinergi antardaerah untuk mendukung IKN.
“Ini adalah investasi strategis yang akan menguatkan posisi PPU sebagai Gerbang Nusantara. Dengan adanya akses air yang memadai, kita bisa mempercepat pembangunan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan memastikan bahwa kita siap mendukung IKN sebagai pusat peradaban baru,” jelasnya.
Sementara itu, Abdul Rasyid kembali mengatakan, bahwa Perumda AMDT menegaskan komitmennya untuk terus mengawal proyek ini.
Nota kesepahaman ini menjadi landasan kuat untuk memastikan akses air minum yang layak dan berkelanjutan dapat dinikmati oleh masyarakat di kedua kabupaten.
Dengan SPAM Regional Long Kali, diharapkan daya dukung kawasan penyangga IKN semakin kokoh.
Proyek ini tidak hanya menjamin pasokan air, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah Paser dan PPU. (*)
Editor : Almasrifah