KALTIMPOST.ID, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) bersama Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah kembali menghadirkan program beasiswa kolaboratif untuk mendukung pendidikan mahasiswa.
Inisiatif yang total dananya mencapai Rp 5 miliar ini ditujukan bagi 500 mahasiswa aktif dari jenjang S1, S2, dan S3. Program “Bantuan Dana Pendidikan BAZNAS dan PP Muhammadiyah 2025” ini secara operasional dikelola oleh Muhammadiyah Scholarship Agency (MSA).
Kolaborasi pendanaan ini diformalkan melalui Perjanjian Kerja Sama (PKS) Nomor 260/PKS/BAZNAS/07/2025 mengenai penyaluran dana zakat.
Merujuk pada keterangan resmi dari laman MSA pada Kamis (2/10), beasiswa ini terbuka lebar bagi mahasiswa yang menempuh studi di Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA) maupun di institusi non-PTMA.
Bantuan Dana Pendidikan ini bersifat sekali pemberian (one-off) dengan rincian dana per jenjang studi S1 dengan kuota 200 mahasiswa dan menerima Rp 5.000.000 per mahasiswa, S2, 100 mahasiswa Rp 10.000.000 per mahasiswa, S3, 200 mahasiswa, Rp 15.000.000 per mahasiswa.
Penyaluran dana akan dilakukan dalam dua tahap kepada total 500 penerima manfaat tahap pertama total penerima 325 penerima, dengan rincian untuk S1 sebanyak 130 mahasiswa, S2 sebanyak 65 mahasiswa, S3 sebanyak 130 mahasiswa.
Tahap kedua total penerima 175 mahasiswa dengan rincian S1 sebanyak 70 mahasiswa, S2 sebanyak 35 mahasiswa, S3 sebanyak 70 mahasiswa.
Dana untuk setiap tahap (tahap I dan II) akan dicairkan sebanyak dua kali (50 persen-50 persen) langsung ke rekening masing-masing penerima sesuai data pendaftaran. Program ini mengutamakan mahasiswa dengan kondisi kurang mampu.
Untuk mengikuti program ini harus memenuhi persyaratan umum yaitu Warga Negara Indonesia (WNI), mahasiswa aktif pada program S1, S2, atau S3, baik di PTMA maupun non-PTMA, diutamakan bagi mahasiswa yang berasal dari keluarga kurang mampu.
Selain itu perlu melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), Curriculum Vitae (CV), Surat Keterangan Aktif Kuliah.
Progress Studi (wajib dilampirkan bagi penerima Bantuan Dana BAZNAS Tahun 2024 sebelumnya).
Dokumen tambahan (jika ada/dapat diprioritaskan) masing-masing surat rekomendasi dari perguruan tinggi atau persyarikatan, Kartu Tanda Anggota Muhammadiyah (KTAM), surat keterangan sebagai dosen atau calon dosen PTMA, Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM).
Calon pendaftar wajib mencatat jadwal krusial yaitu pendaftaran dibuka 25 September-15 Oktober 2025; proses seleksi 16-31 Oktober 2025; pengumuman hasil 4 November 2025; pembekalan AIK (wajib) 17 November 2025; penyaluran Tahap I (50 persen pertama) 10-13 November 2025; penyaluran tahap I (50 persen kedua) 24-27 November 2025; penyaluran tahap II (50 persen pertama) 15-18 Desember 2025; penyaluran tahap II (50 persen kedua) 29-31 Desember 2025
Pendaftaran dilakukan secara daring (online) melalui tautan s.id/Pendaftaran-BAZNAS-2025. Informasi yang lebih rinci mengenai program beasiswa ini dapat diakses di laman resmi Muhammadiyah Scholarship Agency: https://scholarship.muhammadiyah.or.id/beasiswa/ ***
Editor : Dwi Puspitarini