Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Kilang Pertamina di Dumai Terbakar Sehari Setelah Menkeu Purbaya Sindir Pembangunan Kilang Baru, Kok Bisa?

Thomas Dwi Priyandoko • Sabtu, 4 Oktober 2025 | 10:28 WIB
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa.

KALTIMPOST.ID, JAKARTA — Kebakaran melanda fasilitas milik PT Pertamina. Kali ini, api muncul di kilang minyak Pertamina Dumai, Riau, pada Rabu malam (1/10/2025).

Kobaran api yang sempat membesar berhasil dipadamkan dalam waktu singkat berkat kerja sama petugas pemadam, kepolisian, serta tim internal Pertamina.

Mereka menggunakan hydrant dan cairan foam retarder untuk mendinginkan tangki berkapasitas besar di lokasi kejadian.

Pertamina memastikan bahwa penyaluran BBM ke SPBU di wilayah Riau dan Sumatra tetap aman, dan distribusi nasional tidak mengalami gangguan meski kebakaran tersebut cukup besar.

Menariknya, insiden ini terjadi sehari setelah Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyoroti keras kinerja Pertamina dalam rapat bersama Komisi XI DPR RI di Senayan, Jakarta, Selasa (30/9).

Dalam rapat tersebut, Purbaya menilai Pertamina belum menunjukkan keseriusan dalam membangun kilang baru, sehingga Indonesia masih bergantung pada impor bahan bakar dari Singapura selama bertahun-tahun.

“Sudah puluhan tahun kita impor BBM. Coba lihat, pernahkah kita bangun kilang baru? Tidak pernah,” ujar Purbaya.

Ia menuturkan, sejak tahun 2018 ketika masih bertugas di Kemenko Marves, ia sempat menekan Pertamina agar segera merealisasikan rencana pembangunan kilang.

Kala itu, Pertamina bahkan menjanjikan akan membangun tujuh kilang dalam lima tahun, namun hingga kini tak satu pun yang terwujud.

“Sampai sekarang belum ada hasilnya. Tolong itu dikontrol, karena kita terus merugi akibat harus impor dari Singapura,” tegasnya.

Lebih jauh, Purbaya menilai mandeknya proyek kilang bukan disebabkan ketidakmampuan Indonesia, melainkan karena manajemen Pertamina yang dinilainya tidak proaktif dan lamban.

Bahkan, tawaran investor asing yang siap membantu justru sempat ditolak dengan alasan kapasitas sudah berlebih.

“Masalahnya bukan kita tak bisa membangun, tapi karena Pertamina-nya sendiri yang malas. Dulu saya sudah kasih opsi, tapi mereka tolak,” ucapnya.

Sehari setelah kritik keras itu, kebakaran di kilang Dumai benar-benar terjadi. Peristiwa ini pun menambah panjang catatan insiden yang menimpa fasilitas pengolahan minyak milik perusahaan migas pelat merah tersebut.(*)

 

Editor : Thomas Priyandoko
#Purbaya #dumai #menkeu #kilang pertamina