Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Menteri Meutya Hafid Dorong AI agar Indonesia Tidak Tertinggal di APEC

Sandrina Elhandari • Selasa, 4 November 2025 | 16:48 WIB

 

Menteri Meutya Hafid bahas keterkaitan AI Indonesia vdi APEC.
Menteri Meutya Hafid bahas keterkaitan AI Indonesia vdi APEC.

KALTIMPOST.ID, Salah satu sorotan utama KTT APEC 2025 di Gyeongju, Korea Selatan, adalah percepatan transformasi digital dan pemanfaatan Kecerdasan Buatan (AI) di kawasan Asia-Pasifik.

Para pemimpin negara anggota menekankan bahwa AI menjadi instrumen strategis untuk meningkatkan daya saing ekonomi, efisiensi layanan publik, dan inovasi sektor swasta.

Indonesia menjadi salah satu anggota yang serius mengembangkan AI. Menteri Komunikasi dan Informatika, Meutya Hafid, menyatakan bahwa “Artificial Intelligence (AI) dapat membantu Indonesia mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 dengan strategi dan tata kelola yang tepat.”

Dalam pengantar White Paper Roadmap Nasional AI Indonesia, Meutya menekankan bahwa dokumen ini memberikan arah kebijakan untuk mempercepat pembangunan ekosistem AI agar Indonesia tidak tertinggal di tengah dominasi negara maju dan perusahaan teknologi global.

 Baca Juga: PKL Dibuat Tak Berdaya, Satpol PP Samarinda Ingin Kawasan Islamic Center Bersih, Pedagang Keluhkan Penertiban Tak Adil

White Paper ini disusun oleh AI Roadmap Task Force, yang beranggotakan 443 pihak dari pemerintah, akademisi, industri, masyarakat sipil, dan media.

Dokumen ini berfungsi sebagai panduan strategis bagi pengembangan AI secara lebih fokus, inklusif, dan etis, serta telah disebarluaskan untuk konsultasi publik.

Inisiatif ini melanjutkan strategi nasional AI 2020–2045 yang sebelumnya dikembangkan oleh KORIKA (Collaborative Research and Industrial Innovation in AI), organisasi gabungan ilmuwan, teknokrat, dan pemimpin industri untuk mempercepat ekosistem AI Indonesia.

Meski demikian, strategi awal ini kesulitan mengikuti perkembangan pesat Generative AI (GenAI) sejak akhir 2022.

 Baca Juga: Revitalisasi Stasiun Tanah Abang Diresmikan, Presiden Prabowo Naik KRL Bareng Warga

Fokus APEC pada transformasi digital diharapkan akan meningkatkan efisiensi operasional pemerintah dan perusahaan, membuka peluang bisnis baru di sektor fintech, logistik, dan e-commerce, serta mendorong pelatihan ulang tenaga kerja agar siap menghadapi era digital.  

Dengan komitmen ini, kawasan Asia-Pasifik diharapkan menjadi pelopor transformasi digital global, sementara Indonesia terus memperkuat posisinya melalui roadmap AI nasional. ***

Editor : Dwi Puspitarini
#transformasi digital #apec #revolusi industri #KTT Apec 2025 #meutya hafid #Gyeongju