KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melaksanakan peninjauan kembali ke lokasi yang dilanda bencana banjir di Provinsi Aceh pada Minggu (7/12/2025).
Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan bahwa upaya penanganan darurat dan pemulihan di berbagai wilayah terdampak berjalan lancar dan sesuai dengan arahan yang telah diberikan oleh Kepala Negara.
Menurut pantauan di lapangan, Presiden Prabowo mendarat di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh, tepat pukul 10.20 WIB. Kedatangannya disambut oleh sejumlah pejabat tinggi, termasuk Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin dan Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (dikenal sebagai Mualem).
Setelah menuruni tangga pesawat, Presiden menyalami para penyambut dan terlihat memberikan pelukan hangat kepada Gubernur Mualem.
Baca Juga: Gelombang Banjir Bandang dari Aceh hingga Sri Lanka: Jumlah Korban Melonjak Jadi 1.700
Presiden dan Gubernur Aceh sempat terlibat dalam perbincangan singkat di lokasi. Dalam momen tersebut, Presiden Prabowo terlihat memanggil Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, untuk bergabung dalam diskusi dengan Gubernur Mualem.
Detail mengenai isi pembicaraan antara Presiden Prabowo dan Gubernur Aceh tersebut tidak terungkap ke publik. Segera setelah itu, Presiden Prabowo didampingi Gubernur Aceh langsung menaiki helikopter kepresidenan jenis Super Puma untuk terbang menuju lokasi bencana yang terdampak banjir.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, agenda peninjauan Presiden direncanakan menuju Kabupaten Bireuen. Di lokasi tersebut, Presiden akan meninjau langsung kerusakan jembatan yang diakibatkan oleh banjir, serta mengunjungi dapur umum yang didirikan untuk melayani kebutuhan logistik warga korban banjir.
Baca Juga: Desa Sekumur Hilang Disapu Banjir, Hanya Satu Bangunan Ini yang Tersisa
Sejumlah menteri dan pejabat negara yang turut mendampingi kunjungan kerja Presiden antara lain Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Kepala BNPB Suharyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo.
Sebelumnya, Presiden Prabowo dan rombongan bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada sekitar pukul 07.55 WIB, menuju Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda di Kabupaten Aceh Besar.
Setibanya di Aceh, fokus agenda Presiden adalah meninjau area yang mengalami kerusakan parah dan dampak signifikan akibat luapan air. Beliau juga dijadwalkan menerima laporan perkembangan terkini dari Pemerintah Daerah Aceh dan berbagai instansi terkait yang bertugas di lapangan.
Baca Juga: Kayu Gelondongan Banjir Sumatera Ditemukan Bekas Chainsaw, Polisi Selidiki Asal Usul
Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya intensif Presiden Prabowo untuk memastikan bahwa proses penanganan darurat dan pemulihan sosial-ekonomi di wilayah terdampak dapat dipercepat.
Selain itu, Presiden akan memonitor efektivitas distribusi bantuan logistik, proses evakuasi warga yang dilakukan, dan langkah-langkah yang diambil untuk memulihkan akses jalan yang terputus. Pemerintah menegaskan bahwa penanganan banjir di Aceh merupakan prioritas nasional, dan seluruh sumber daya telah dikerahkan guna mempercepat pemulihan kondisi masyarakat setempat.(*)
Editor : Hernawati