KALTIMPOST.ID, Kesempatan menjadi ASN kembali terbuka bagi para tenaga kependidikan. Namun hati-hati, waktu sangat terbatas. Hari ini menjadi hari terakhir pendaftaran PPPK Tendik Sekolah Rakyat Tahun 2025 dan berbagai daerah mulai ramai dengan pelamar yang mencoba login untuk mengamankan kursi formasi.
Program ini dibuka oleh Kementerian Sosial (Kemensos) sejak 3–7 Desember 2025, dan menyediakan 3.003 formasi khusus untuk Tenaga Kependidikan (Tendik) yang bertugas di Sekolah Rakyat. Meski pendaftaran berlangsung dalam waktu singkat, minat peserta terbilang tinggi karena formasi PPPK kali ini dianggap sebagai peluang besar bagi honorer yang menunggu kepastian status kepegawaian.
Baca Juga: Digaji atau Diupah? Ini Fakta Mengejutkan soal Skema PPPK Paruh Waktu!
Berdasarkan informasi resmi, pelamar wajib memenuhi beberapa dokumen persyaratan penting seperti identitas diri, surat pengalaman kerja di satuan pendidikan, ijazah sesuai formasi, hingga berkas pendukung yang diminta instansi terkait. Meski begitu, masih banyak calon pelamar yang melaporkan kendala seperti sistem padat, server sulit diakses, dan kurangnya informasi teknis di daerah.
Tak sedikit tenaga honorer menyebut seleksi ini sebagai “tiket emas” karena peluang menjadi ASN semakin jelas lewat jalur PPPK Tendik Sekolah Rakyat. Bahkan sebagian berharap bahwa skema ini bisa menjadi pintu masuk menuju status ASN penuh waktu jika pemerintah menerapkan kebijakan lanjutan seperti yang sedang dirumuskan dalam sistem manajemen ASN baru.
Baca Juga: Waduh! Gaji PNS dan PPPK Bisa Hampir Sama, Ini Dampak Single Salary 2026
Dengan jumlah formasi terbatas dan waktu yang semakin sempit, pelamar diminta segera memastikan berkas lengkap dan melakukan submit sebelum portal ditutup. Sebab jika terlambat, kesempatan tahun ini akan hangus dan harus menunggu pembukaan seleksi berikutnya yang waktunya belum tentu dekat.
Editor : Ilmidza