Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Remaja Putri Bunuh Ibu Kandung di Medan Tewas: Korban Dihujani 20 Tusukan

Uways Alqadrie • Kamis, 11 Desember 2025 | 08:53 WIB
Foto ilustrasi
Foto ilustrasi

KALTIMPOST.ID, MEDAN - Suasana di Gang Dwikora, Kelurahan Tanjung Rejo, Medan Sunggal, mendadak riuh pada Rabu siang, 10 Desember 2025. Warga berhamburan ke luar rumah setelah mendengar teriakan dan suara gaduh dari kediaman pasangan Alham dan Faizah Soraya. Tak lama berselang, sebuah ambulans dari RS Colombia tiba di lokasi.

Di dalam rumah itu, Faizah Soraya, 42 tahun, ditemukan tergeletak bersimbah darah di kamar tidurnya. Sang suami, Alham, yang pertama kali melihat kondisi istrinya, sempat meminta tenaga medis memberikan pertolongan. Namun paramedis memastikan Faizah sudah tidak bernyawa ketika mereka datang.

Polisi langsung memasang garis kuning di sekitar rumah dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dari informasi yang diperoleh Tono dari penyidik, pelaku penusukan adalah A, anak bungsu pasangan itu yang baru berusia 12 tahun dan masih bersekolah di bangku SD.

Mendapat 20 Kali Tusukan

Kepala Lingkungan V, Tono, mengatakan dirinya menerima laporan dari warga yang mendengar keributan di rumah korban. Saat tiba, ambulans sudah berada di lokasi dan dokter memastikan Faizah telah meninggal dunia. 

Suami korban kemudian meminta Tono menghubungi Polsek Sunggal untuk penanganan lebih lanjut.

Menurut Tono, keluarga tersebut dikenal akrab dan tidak menunjukkan adanya masalah serius sebelumnya. Di rumah itu tinggal empat orang: ayah, ibu, serta dua anak perempuan yang bersekolah di SD dan SMA. 

Tono menyebut ia awalnya melihat luka di lengan korban, namun polisi kemudian memastikan ada sekitar 20 luka tusukan.

Kepala Lingkungan 11, Muhammad Husni, juga membenarkan identitas korban dan pelaku. Ia mengatakan luka yang dialami korban berada di punggung, tangan, dada, dan paha akibat senjata tajam.

Personel Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal bersama tim Inafis Polrestabes Medan melakukan olah TKP dan memeriksa saksi-saksi. Jenazah korban dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk autopsi. Sementara itu, A (12), anak korban yang diduga sebagai pelaku, telah diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif pasti di balik pembunuhan tersebut. Dugaan sementara, peristiwa dipicu konflik internal keluarga.

Editor : Uways Alqadrie
#Polres Medan #kriminal medan #anak bunuh ibu