KALTIMPOST.ID, Pada awal Desember 2025, sejumlah pensiunan PNS dibuat cemas karena gaji pensiun yang seharusnya sudah masuk ke rekening ternyata belum cair. Kondisi ini memicu banyak pertanyaan, bahkan sebagian pensiunan khawatir ada keterlambatan pembayaran dari pemerintah. Keluhan pun mulai bermunculan di berbagai grup pensiunan hingga media sosial.
PT Taspen kemudian memberikan penjelasan. Mereka menegaskan bahwa pencairan gaji pensiun sebenarnya sudah diproses mulai 1 Desember 2025, sesuai jadwal rutin bulanan. Namun, ada sebagian penerima yang tidak bisa menerima dana tepat waktu karena terkendala proses otentikasi.
Baca Juga: Jangan Panik! Ini Alasan Sebenarnya Kenapa Gaji Pensiunan Desember 2025 Tampak Terpotong
Taspen menjelaskan bahwa otentikasi atau verifikasi identitas adalah prosedur wajib yang harus dilakukan setiap bulan oleh para pensiunan. Proses ini bertujuan memastikan bahwa dana pensiun benar-benar diberikan kepada penerima yang sah dan masih berhak menerima manfaat tersebut. Apabila pensiunan belum atau gagal melakukan otentikasi, sistem secara otomatis menahan proses pencairan sehingga dana tidak masuk ke rekening.
Selain itu, Taspen mengungkapkan beberapa penyebab lain yang membuat pencairan gaji pensiun tertunda. Salah satunya adalah formulir SPTB (Surat Pernyataan Tanda Bukti Diri) yang belum dikirim kembali oleh penerima ke kantor Taspen. Ketidaksesuaian data atau kelengkapan administrasi juga bisa membuat pembayaran ditunda sampai seluruh syarat terpenuhi. Ada pula kategori penerima yang masuk dalam pembayaran susulan, sehingga dana baru dijadwalkan cair pada pertengahan bulan.
Taspen memastikan bahwa besaran gaji pensiun tetap mengacu pada PP Nomor 8 Tahun 2024, dan tidak ada perubahan nilai ataupun pengurangan hak penerima. Keterlambatan yang dialami sebagian pensiunan murni disebabkan faktor teknis dan administrasi yang belum terpenuhi.
Agar tidak mengalami kendala serupa, Taspen mengimbau pensiunan untuk melakukan otentikasi sejak awal bulan, memanfaatkan jaringan internet yang stabil, memastikan pencahayaan cukup saat verifikasi wajah, dan segera menghubungi mitra bayar jika mengalami kegagalan berulang. Jika perlu, pensiunan dapat melakukan verifikasi manual di bank atau kantor pos.
Dengan penjelasan ini, Taspen berharap para pensiunan dapat lebih tenang dan memahami bahwa keterlambatan pencairan bukan disebabkan oleh kebijakan baru, melainkan proses verifikasi yang belum diselesaikan oleh sebagian penerima.
Editor : Ilmidza