Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Pengakuan Ibu Muda Jember: Kedua Tangan Bayi dan Ari Dipotong dengan Cangkul Usai Melahirkan

Uways Alqadrie • Kamis, 25 Desember 2025 | 12:24 WIB

Foto ilustrasi
Foto ilustrasi
KALTIMPOST.ID, JEMBER — Kepolisian Resor Jember memeriksa seorang perempuan berusia 19 tahun berinisial R, Rabu, 24 Desember 2025, terkait dugaan kematian bayi laki-laki yang baru dilahirkannya di Desa Kaliglagah, Kecamatan Sumberbaru. Pemeriksaan dilakukan untuk mendalami kronologi dan motif peristiwa tersebut.

R datang ke Mapolres Jember setelah kondisinya dinyatakan stabil pascamelahirkan dan mendapatkan perawatan medis di Puskesmas setempat. Penyidik ​​memintai keterangan mengenai rangkaian kejadian yang berlangsung pada Senin dini hari, 22 Desember 2025.

Baca Juga: Panglima TNI Mutasi 187 Perwira: Dua Ajudan Presiden Prabowo Naik Bintang

Dalam pemeriksaan awal, R menyampaikan bahwa ia melahirkan seorang diri di dapur rumah. Bayi yang dilahirkan disebut tidak menunjukkan tanda-tanda kehidupan. 

"Motong tali pusar bayi, pakai cangkul. Karena tidak ada barang lain di dapur," ujarnya saat diinterogasi penyidik.

Rohmah, mengaku memotong ari-ari bayi dan kedua tangannya menggunakan cangkul, satu jam setelah pengiriman di dapurnya. 

Dia mengaku mengendong bayi tersebut keluar di jalan depan rumahnya, dalam kondisi ari-ari korban masih ngelewer dan belum terpotong.

Baca Juga: Profil Gus Yazid, Pengasuh Ponpes Ar-Rahman Basyaiban yang Terseret Dugaan TPPU Korupsi BUMD Cilacap

Kemudian, Rohmah membawa bayi tersebut di belakang rumah tetangga, sambil di puk supaya bisa nangis. Namun upaya tersebut tidak membuahkan hasil.

Lalu, dia pun meletakkan bayinya di septic tank. Terus, Rohmah, kembali menuju dapur rumahnya mengambil cangkul untuk memotong ari ari dan tangan anak sendiri.

Polisi masih menelusuri keterangan tersebut dengan kebetulan pada hasil pemeriksaan medis dan keterangan Saksi.

Sejumlah barang bukti telah diamankan dari lokasi kejadian. Polisi juga memeriksa Saksi-saksi di sekitar tempat tinggal pelaku tak terduga untuk memastikan urutan peristiwa dan alat yang digunakan.

Baca Juga: Irwan Anwar Naik Pangkat Brigjen, Eks Kapolrestabes Semarang yang Pernah Diuji Kasus Penembakan Anggota

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Jember, Ipda Alfan Febrianto Surya Darma, mengatakan penyidikan masih berjalan. “Kami masih mendalami keterangan yang bersangkutan dan menunggu hasil pemeriksaan lanjutan,” ujarnya.

Hingga kini, kepolisian belum menetapkan sangkaan pidana dan masih menunggu hasil otopsi serta pemeriksaan psikologis untuk menentukan langkah hukum berikutnya.

Editor : Uways Alqadrie
#mutilasi bayi #polres jember #kasus mutilasi #polda jawa timur #ibu bunuh bayi