KALTIMPOST.ID, Dua hari sebelum dana pensiun Pegawai Negeri Sipil (PNS) dijadwalkan masuk ke rekening pada 1 Januari 2026, PT Taspen (Persero) kembali menegaskan bahwa verifikasi data penerima pensiun wajib dilakukan agar pencairan tidak mengalami penundaan.
Taspen menyampaikan bahwa proses penyaluran dana pensiun telah disiapkan sesuai jadwal meski bertepatan dengan libur Tahun Baru. Namun, penerima yang belum menyelesaikan otentikasi data berisiko menunggu lebih lama hingga proses validasi selesai, karena sistem tidak akan mengeksekusi pencairan untuk data yang belum sah.
Baca Juga: Gaji Pensiunan PNS Cair Awal Januari 2026! Taspen Ingatkan Syarat Penting Biar Tak Terlambat
Verifikasi untuk memastikan penerima berhak
Kewajiban verifikasi tersebut bertujuan memastikan bahwa dana tersalurkan kepada penerima yang benar, sekaligus meminimalkan peluang terjadinya penyalahgunaan ataupun kesalahan administrasi. Taspen telah menyediakan beragam metode autentikasi, mulai dari penggunaan aplikasi Andal by Taspen hingga layanan langsung di kantor cabang dan mitra perbankan.
Aplikasi digital milik Taspen juga dibekali fitur biometrik, sehingga proses validasi dapat dilakukan tanpa harus keluar rumah.
Imbauan jelang awal tahun
Menjelang pergantian tahun, Taspen mengajak seluruh pensiunan untuk mengecek status verifikasi mereka lebih awal, terutama bagi penerima baru yang akan menikmati pembayaran perdana pada 2026. Keterlambatan melakukan otentikasi bisa berujung pada tertahannya dana sampai seluruh data dinyatakan sesuai dan aktif kembali.
Baca Juga: Tiba-Tiba Menteri PAN-RB Datangi Kantor Menkeu, Benarkah Gaji ASN 2026 Siap Naik?
Selain itu, Taspen juga mengeluarkan peringatan bagi para pensiunan agar tidak terjebak penipuan berkedok verifikasi data. Pihak perusahaan menegaskan tidak pernah meminta kode OTP, PIN, ataupun pembayaran biaya apa pun selama proses autentikasi melalui jalur resmi.
Editor : Ilmidza