Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Duka di Siau Timur, Banjir Bandang Terjang Kelurahan Bahu, 6 Warga Meninggal Dunia

Ari Arief • Senin, 5 Januari 2026 | 16:08 WIB

BENCANA: Banjir menerjang wilayah Sitaro, Sulawesi Utara.
BENCANA: Banjir menerjang wilayah Sitaro, Sulawesi Utara.

KALTIMPOST.ID,SITARO-Bencana banjir bandang melanda pemukiman penduduk di Lingkungan III, Kelurahan Bahu, Kecamatan Siau Timur, Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara.

Peristiwa yang dipicu hujan intensitas tinggi ini terjadi pada Senin (5/1/2026) dini hari sekitar pukul 02.30 Wita, dan menelan korban jiwa serta kerusakan materiil yang cukup parah.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sitaro melalui Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan, Deddy Passandaran, mengonfirmasi kabar duka tersebut.

Berdasarkan keterangan tertulis Bupati Cinthya Ingrid Kalangit, enam orang dinyatakan meninggal dunia dalam musibah ini.

"Selain jatuhnya korban jiwa, sejumlah rumah dilaporkan hanyut, beberapa warga masih dalam pencarian, dan lainnya mengalami luka-luka," ungkap Deddy di Manado, Senin.

Baca Juga: Unggah Foto Bareng Haji Isam, Postingan Raffi Ahmad Malah Banjir Kritik Soal Hutan Papua

Data Korban dan Kerusakan

Tim evakuasi merilis identitas enam korban meninggal dunia, yakni Ratmon Bangsa, Fardelin Tamalonggehe, Yance Tamalonggehe, Lorensi Bawolce, Yoan Bangsa, dan Santi Diamanis.

Hingga saat ini, upaya pencarian masih terus dilakukan terhadap empat warga yang dilaporkan hilang Swinggli Dalending, Adris Pianaung, Leon Pianaung, Kairi Kansil (bayi).

Sementara itu, empat orang lainnya, yaitu Dhea Pinamagun, Marlis Sangili, Onal Kansil, dan Abo Pandaeng, tengah mendapatkan perawatan akibat luka-luka yang diderita.

Penanganan Pengungsi dan Akses Terputus

Baca Juga: Banjir Rob Rendam Akses Masuk Menuju Bontang Kuala, Aktivitas Warga Sempat Terganggu

Banjir bandang ini mengakibatkan lima rumah warga hanyut terbawa arus. Material banjir juga menutup total jalur penghubung antara Kelurahan Bahu dan Pangirolong, yang mencakup wilayah Kecamatan Siau Timur hingga Siau Timur Selatan.

Kondisi ini menyebabkan mobilitas warga lumpuh dan menghambat jalannya proses evakuasi darurat.

Terkait penanganan penyintas, sebanyak 108 jiwa dari 35 kepala keluarga (KK) saat ini telah dievakuasi.

Warga sempat berlindung di Kantor Kelurahan Bahu, dan para pengungsi rencananya akan dipindahkan ke Museum Kelurahan Tarorane, Kecamatan Siau Timur, demi fasilitas yang lebih memadai.

Pemerintah daerah mengimbau warga di sekitar lokasi bencana untuk tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#Siau Timur #Kelurahan Bahu #sulawesi utara #banjir bandang #Sitaro #korban