KALTIMPOST.ID,SAMPIT-Seorang pemancing lokal bernama Rahmat Hidayat mendapatkan kejutan saat sedang memancing galah di perairan Sungai Mentaya, Desa Rasau Tumbuh, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalteng.
Secara tak sengaja, kailnya berhasil mengangkat seekor ikan Botia atau yang populer dijuluki ikan badut air tawar (clown loach).
Ikan yang dikenal memiliki warna kuning emas berhias garis hitam tegas serta sirip jingga ini merupakan spesies endemik asli Kalimantan dan Sumatra.
Selain memiliki nilai estetika tinggi sebagai ikan hias, di beberapa kalangan, ikan ini juga dipercaya membawa keberuntungan.
"Awalnya saya tidak menyangka akan mendapat ikan ini. Warnanya sangat cantik dan mencolok," ungkap pria yang akrab disapa Dayat tersebut, Senin (5/1/2026).
Baca Juga: PPPK Kini Punya Harapan Besar, Ini Isyarat Kuat dari DPR
Penemuan ini menjadi indikator positif bagi lingkungan setempat. Secara ilmiah, ikan Botia hanya mampu bertahan hidup di perairan yang relatif bersih dengan arus sedang.
Munculnya ikan ini di Desa Rasau Tumbuh menandakan bahwa ekosistem Sungai Mentaya masih terjaga kualitasnya.
Meski senang dengan temuannya, Dayat mengungkapkan kekhawatirannya terhadap kelestarian sungai.
Ia berharap temuan ikan langka ini bisa menyadarkan masyarakat untuk menghentikan praktik penangkapan ikan ilegal, seperti meracuni sungai atau giabing.
“Harapan saya, jangan ada lagi yang meracuni ikan. Tindakan itu merusak keanekaragaman hayati dan ekosistem sungai kita,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kekayaan alam Sungai Mentaya agar berbagai jenis ikan unik di dalamnya tidak punah.(*)
Editor : Thomas Priyandoko