Tangisan itu bukan dipicu perpisahan dengan keluarga atau sahabat, melainkan karena harus berpisah dengan makanan yang selama ini menemaninya: nasi Padang.
Dalam rekaman video tersebut, pria itu tampak menatap layar ponselnya dengan mata berkaca-kaca. Di layar itu terpampang sepiring nasi Padang lengkap dengan rendang dan lauk khas Minangkabau.
Dengan suara bergetar, ia menyampaikan kerinduannya pada makanan yang menurutnya telah menjadi bagian penting dari kesehariannya selama tinggal di Indonesia.
Selama berada di Tanah Air, nasi Padang disebutnya sebagai hidangan yang paling sering ia cari.
Cita rasa rempah yang kuat, pilihan lauk yang beragam, serta sambal yang khas membuat makanan itu tak sekadar menjadi santapan, melainkan juga pembawa kenangan. Saat harus kembali ke Amerika Serikat, rasa kehilangan itu datang tiba-tiba.
Momen emosional tersebut memantik beragam reaksi warganet. Sebagian menanggapi dengan candaan, menawarkan rendang beku agar bisa dibawa ke luar negeri.
Ada pula yang merekomendasikan rumah makan Padang di berbagai kota dunia. Tak sedikit yang mengaku memahami perasaan rindu terhadap makanan favorit.
Kisah ini kembali menunjukkan bahwa kuliner Indonesia memiliki daya tarik yang melampaui selera, menyentuh sisi emosional bahkan bagi mereka yang datang dari jauh.
Sepiring nasi Padang, bagi pria itu, menjadi simbol pengalaman dan keterikatan selama berada di Indonesia.
Editor : Uways Alqadrie