Acara adat Jawa tersebut berlangsung pada Minggu (11/1/2026) di Sentul, Jawa Barat, dengan suasana megah dan dihadiri kalangan elite.
Dalam balutan kebaya dan sanggul sederhana, Tata mengikuti prosesi adat Jawa yang digelar tertutup. Terlihat juga Tommy Soeharto mengenakan busana adat Jawa. Kehadiran Tommy dan Tata menandai momen kebersamaan keluarga meski hubungan pernikahannya dengan Tommy telah lama berakhir 2006 silam.
Itu artinya hampir 20 tahun keduanya tidak terlihat di publik dalam momen kebersamaan bersama keluarga.
Perceraian Tata Cahyani dengan Tommy Soeharto pada 2006 tidak menghalanginya untuk membangun kehidupan mandiri. Kini, ia menetap di Singapura bersama kedua anaknya sambil menekuni berbagai usaha.
Menurut kanal YouTube Polemik, Tata Cahyani menggeluti bisnis seni dan berlian melalui perusahaannya, Fine Art International, yang menempatkannya sebagai pengusaha sukses dan sosialita kelas atas.
Di Jakarta, Tata juga menjalankan bisnis di sektor olahraga, khususnya di kawasan SCBD, Jakarta Selatan. Kehadirannya di pernikahan Darma Mangkuluhur menegaskan posisinya sebagai figur penting di dunia sosialita sekaligus simbol keberhasilan membangun kehidupan pasca perceraian.
Bisnis Tommy Soeharto
Sementara itu, sorotan media tidak lepas dari kekayaan Tommy Soeharto. Meski jumlah pastinya sulit dipastikan karena sejumlah aset masih terkait proses lelang BLBI, kekayaannya tetap dianggap fantastis.
PT Humpuss Group, perusahaan induknya, menjadi sumber utama kekayaan dengan bisnis di sektor properti, energi, transportasi, dan logistik. Selain itu, Tommy juga berinvestasi di sektor perdagangan dan pertambangan.
Estimasi kekayaan Tommy bervariasi, antara lain:
US$670 juta (sekitar Rp9,7 triliun) dari kekayaan pribadi.
Rp2 triliun nilai tanah yang disita Satgas BLBI dan dilelang.
Lebih dari Rp30 triliun, spekulasi terkait tebusan amnesti pajak.
Meski beberapa asetnya tersangkut masalah hukum dan pelelangan tidak selalu laku, Tommy Soeharto tetap menjadi salah satu pengusaha besar di Indonesia, sementara putranya kini mengukuhkan posisi sosial dan adat melalui pernikahan megahnya.
Kehadiran Tata Cahyani di acara tersebut menunjukkan perpaduan antara darah Cendana, kesuksesan bisnis, dan peran sosialita di tengah sorotan publik.
Penuh Kontroversi
Tommy dikenal sebagai anak yang penuh kontroversi. Ketika kekayaan Soeharto masih menjadi pertanyaan publik, harta Tommy disebut bahkan melebihi sang ayah.
Mengutip Auto Populer dari TIME, kekayaan Tommy diperkirakan mencapai USD 73 miliar atau sekitar Rp1.000 triliun.
Kekayaan ini pertama kali mencuat ketika dana dari Bank Swiss ditransfer ke Bank Austria senilai USD 9 triliun. Sumber utama harta berasal dari mega bisnis pertambangan, kayu, dan minyak.
Selain itu, Tommy juga memiliki aset dari sektor otomotif, termasuk koleksi kendaraan mewah yang banyak. Bisnis mobil bermerek Timor juga berkembang berkat posisi ayahnya, memudahkan penjualan hingga ke luar negeri.
Tak hanya di otomotif, Tommy terlibat dalam pembangunan Sirkuit Sentul dan pernah menjabat Ketua Ikatan Motor Indonesia periode 1991–1995. Nama besarnya kembali mencuat saat anak-anaknya menikah, mengingat status keluarga Cendana tetap menjadi sorotan publik.
Editor : Uways Alqadrie