KALTIMPOST.ID, Pemerintah memberi sinyal akan kembali membuka seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2026 setelah tidak menggelar rekrutmen CPNS pada 2025. Seleksi tahun depan diproyeksikan memprioritaskan lulusan baru (fresh graduate) sebagai bagian dari regenerasi aparatur sipil negara (ASN).
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Rini Widyantini menyatakan, pemerintah saat ini masih melakukan penghitungan kebutuhan pegawai di setiap kementerian dan lembaga (K/L). Penghitungan tersebut didasarkan pada usulan instansi serta analisis beban kerja dan kebutuhan organisasi.
Baca Juga: CPNS 2026 Kapan Dibuka? Jadwal Pendaftaran, Formasi, Instansi Sepi Peminat & Gaji
Menurut Rini, arah kebijakan CPNS 2026 akan memberi ruang lebih besar bagi fresh graduate agar dapat masuk ke birokrasi. Regenerasi ASN dinilai penting untuk menjawab tantangan pelayanan publik ke depan, sekaligus menyesuaikan dengan dinamika kebutuhan organisasi pemerintah.
Meski demikian, hingga kini belum ada jadwal resmi pembukaan CPNS 2026. Pemerintah masih menunggu arahan lebih lanjut serta fokus menuntaskan agenda rekrutmen ASN yang sedang berjalan, terutama pengangkatan PPPK dan PPPK paruh waktu.
Baca Juga: Peluang Fresh Graduate di CPNS 2026 Terbuka, Ini Syarat dan Tahapan Seleksinya
Kementerian PANRB juga telah meminta seluruh K/L melakukan pemetaan kebutuhan pegawai jangka menengah, termasuk proyeksi kebutuhan lima tahun ke depan. Dari pemetaan tersebut, pemerintah akan menentukan formasi jabatan yang benar-benar dibutuhkan.
Dengan sinyal tersebut, para lulusan baru diimbau mulai mempersiapkan diri sejak dini. Pemerintah menegaskan, seleksi CPNS tetap akan dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berbasis kebutuhan riil instansi.
Editor : Ilmidza