Pernyataan tersebut disampaikan Noel menyusul kebijakan Kementerian Keuangan yang dinilai menyentuh kepentingan sejumlah pengusaha. Ia mengisyaratkan adanya potensi persoalan hukum yang bisa menimpa Purbaya jika kebijakan tersebut terus dijalankan.
Menanggapi hal itu, Purbaya menyampaikan bantahan tegas. Ia menilai peringatan tersebut tidak berdasar dan menegaskan dirinya tidak pernah terlibat praktik pemerasan maupun korupsi. Purbaya juga menyatakan tidak menerima uang di luar penghasilan resmi sebagai pejabat negara.
Perbedaan sikap itu memicu perdebatan terbuka yang ramai dibicarakan di ruang publik. Sebagai pejabat dan tokoh yang kerap menjadi sorotan, polemik keduanya turut mendorong publik menelusuri latar belakang dan rekam jejak masing-masing, termasuk soal kekayaan.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2024, total kekayaan Purbaya Yudhi Sadewa tercatat mencapai Rp39,21 miliar. Angka tersebut menunjukkan kenaikan sekitar 19,36 persen dibandingkan laporan tahun sebelumnya yang sebesar Rp32,84 miliar.
Sebagian besar kekayaan Purbaya berasal dari aset tanah dan bangunan senilai Rp30,5 miliar. Aset tersebut tersebar di wilayah Jakarta Selatan, terdiri dari dua properti berupa tanah dan bangunan serta satu bidang tanah dengan luas hampir dua ribu meter persegi.
Selain properti, Purbaya juga melaporkan kepemilikan kendaraan dan mesin dengan total nilai Rp3,6 miliar. Koleksi tersebut meliputi sejumlah mobil dan sepeda motor, di antaranya Mercedes Benz, BMW, Toyota Alphard, Peugeot, serta beberapa kendaraan roda dua.
Dalam laporan yang sama, Purbaya juga mencantumkan harta bergerak lainnya senilai Rp684 juta, surat berharga sebesar Rp220 juta, serta kas dan setara kas yang mencapai Rp4,2 miliar. Tidak tercatat adanya utang dalam laporan tersebut.
Sementara itu, Immanuel Ebenezer melaporkan total kekayaan sebesar Rp17,62 miliar. Jika dibandingkan, jumlah tersebut kurang dari setengah total harta yang dimiliki Purbaya, sehingga selisih kekayaan keduanya mencapai lebih dari dua kali lipat.
Perbandingan ini memperkuat sorotan publik terhadap polemik yang tengah berlangsung. Namun, sejumlah pengamat menilai perdebatan personal semestinya tidak mengaburkan substansi kebijakan publik yang sedang dijalankan pemerintah.
Rincian Kekayaan Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa
(Berdasarkan LHKPN 2024)
Total Kekayaan: Rp39,21 miliar
(naik sekitar 19,36% dibanding tahun sebelumnya)
1. Tanah dan Bangunan — Rp30,5 miliar
Tanah & bangunan 2.152 m² / 400 m² di Jakarta Selatan — Rp13 miliar
Tanah & bangunan 120 m² / 100 m² di Jakarta Selatan — Rp1,5 miliar
Tanah 1.787 m² di Jakarta Selatan — Rp16 miliar
2. Alat Transportasi dan Mesin — Rp3,606 miliar
Mercedes Benz Sedan (2008) — Rp200 juta
BMW Jeep (2019) — Rp1,6 miliar
Toyota Alphard (2019) — Rp1 miliar
Peugeot Jeep 5008 (2019) — Rp730 juta
Yamaha XMAX (2018) — Rp55 juta
Honda Vario 125 (2021) — Rp21 juta
3. Harta Bergerak Lainnya — Rp684 juta
4. Surat Berharga — Rp220 juta
5. Kas dan Setara Kas — Rp4,2 miliar
Utang: Tidak tercatat
Rincian Kekayaan Immanuel Ebenezer
(Berdasarkan LHKPN 2024)
Total Kekayaan: Rp17,62 miliar
A. Tanah dan Bangunan — Rp12.145.000.000
Tanah dan bangunan seluas 83 m²/83 m² di Kota Depok, hasil sendiri — Rp700.000.000
Tanah dan bangunan seluas 160 m²/160 m² di Kota Depok, hasil sendiri — Rp1.500.000.000
Tanah dan bangunan seluas 137 m²/274 m² di Kota Depok, hasil sendiri — Rp1.700.000.000
Tanah seluas 3.090 m² di Kabupaten Bogor, hasil sendiri — Rp1.545.000.000
Tanah dan bangunan seluas 2.260 m²/500 m² di Kota Depok, hasil sendiri — Rp6.700.000.000
B. Alat Transportasi dan Mesin — Rp3.336.000.000
Mobil Mitsubishi Pajero tahun 2020, hasil sendiri — Rp500.000.000
Mobil Kia Picanto tahun 2015, hasil sendiri — Rp90.000.000
Sepeda motor Yamaha Nmax tahun 2015, hasil sendiri — Rp16.000.000
Mobil Toyota Fortuner tahun 2022, hasil sendiri — Rp430.000.000
Mobil Toyota Land Cruiser 300 VX tahun 2023, hasil sendiri — Rp2.300.000.000
C. Harta Bergerak Lainnya
Rp. 109.500.00
D. Surat Berharga Rp. ----
E. Kas Dan Setara Kas Rp. 2.029.760.877
F. Harta Lainnya Rp. ----
II. Utang Rp. ----
III. Total Harta Kekayaan Rp. 17.620.260.877
Editor : Uways Alqadrie