Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Bawa Pulang Emas hingga Rekor Nasional, Intip Profil Nurul Akmal, Lifter Angkat Besi yang Baru Diangkat PPPK Paruh Waktu

Dwi Puspitarini • Minggu, 1 Februari 2026 | 15:18 WIB

 

Profil Nurul Akmal lifter angkat besi Indonesia berprestasi internasional yang dilantik menjadi PPPK Paruh Waktu.
Profil Nurul Akmal lifter angkat besi Indonesia berprestasi internasional yang dilantik menjadi PPPK Paruh Waktu.

KALTIMPOST.ID, Nama Nurul Akmal sudah tidak asing lagi dalam dunia olahraga angkat besi.

Atlet kelahiran 12 Februari 1993 ini merupakan sosok yang konsisten mengharumkan nama Indonesia dan Aceh di kancah nasional maupun internasional.

Namun, kabar terbaru mengenai status pekerjaannya sebagai abdi negara memicu sorotan publik.

Perjalanan Karier dan Prestasi Nurul Akmal

Nurul, atau yang akrab disapa Amel, adalah lifter kelas berat yang telah mengoleksi berbagai medali sejak 2016.

Ia tercatat meraih medali emas pada tiga edisi Pekan Olahraga Nasional (PON) secara berturut-turut: PON Jawa Barat 2016, PON Papua 2021, dan teranyar PON Aceh-Sumut 2024.

 Baca Juga: Ini Kiat Sukses Yandy Mulia Wijaya Jalankan Usaha Keluarga

Di level internasional, prestasinya pun tidak main-main. Amel meraih medali perak pada Pesta Olahraga Solidaritas Islam 2017 di Baku, Azerbaijan.

Ia juga pernah mencatatkan diri sebagai peringkat keenam di Asian Games 2018 dan tampil membela Merah Putih di ajang bergengsi Olimpiade Tokyo.

Pada PON Papua 2021, Amel bahkan memecahkan rekor nasional dengan total angkatan 258 kg.

Prestasi ini kemudian ia pertajam lagi pada PON Aceh-Sumut 2024 dengan memecahkan rekor clean and jerk sebesar 143 kg.

 Baca Juga: Kisah Perjuangan Yandy Mulia Wijaya Menjaga Warisan Keluarga, Menjawab Tantangan Zaman

Status Baru sebagai PPPK Paruh Waktu

Meski memiliki segudang prestasi, kepastian masa depan Amel sebagai atlet elite nasional kini menjadi perbincangan.

Pada Kamis (29/01/2026) petang, di bawah guyuran hujan lebat di Stadion Harapan Bangsa, Amel resmi dilantik dengan status Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Status "Paruh Waktu" ini berarti Amel memiliki jam kerja yang terbatas, rata-rata hanya empat jam sehari, dengan honorarium yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah.

Kondisi ini dinilai berbanding terbalik dengan pencapaiannya sebagai atlet yang sudah dua kali tampil di Olimpiade.

 Baca Juga: Langganan Olimpiade, Curhat Nurul Akmal Usai Diangkat Jadi PPPK Paruh Waktu: Yang Tahu-Tahu Paham Lah

Melalui unggahan di media sosialnya, Amel mengungkapkan rasa syukur sekaligus pesan tersirat mengenai hasil yang ia terima dibandingkan dengan kontribusi besarnya untuk negara.

"Tetap bersyukur walaupun P3K PW (Paruh Waktu). Padahal 2x Oly, 2x SEA Games, 2x Asian Games, 3x emas PON, dan lain-lainnya. Yang tahu sudah paham lah ya. Tapi ini lah hasilnya," tulis Nurul Akmal melalui akun media sosialnya (29/01/2026), seraya menandai akun Presiden Prabowo Subianto dan tokoh olahraga nasional lainnya.

Kesenjangan Penghargaan Atlet

Nasib Nurul Akmal sering kali dibandingkan dengan atlet nasional lainnya, seperti Rizki Juliansyah.

Sebagai perbandingan, Rizki yang baru-baru ini meraih prestasi luar biasa mendapatkan apresiasi berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) dari Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto.

 Baca Juga: Indonesia Darurat TBC, Kenali Gejalanya sebelum Terlambat, Penularan Kini Lebih Masif!

“Kebijakan dari saya, selaku Panglima TNI akan memberikan reward dan punishment kepada seluruh prajurit. Kemarin, tahun baru, saya memberikan KPLB (Kenaikan Pangkat Luar Biasa) kepada prajurit berprestasi di daerah tugas di Papua,” tegas Jenderal Agus Subiyanto sebagaimana dikutip dari Kompas.com, Minggu (1/2/2026). ***

Editor : Dwi Puspitarini
#atlet Aceh #angkat besi #PPPK Paruh Waktu #emas #rekor nasional #prestasi #Profil Nurul Akmal #Lifter Angkat Besi