Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Nekat Berbuat Mesum di Taksi Online, Sejoli di Jakarta Diblokir Permanen dan Diburu Polisi

Ari Arief • Sabtu, 14 Februari 2026 | 13:30 WIB

Ilustrasi taksi online.
Ilustrasi taksi online.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Aksi asusila sepasang kekasih di dalam kabin taksi online baru-baru ini viral di media sosial. Kejadian memuakkan ini menimpa seorang sopir berinisial AR saat sedang mengantar penumpang dari arah Jakarta Pusat menuju Jakarta Selatan.

Geram dengan perilaku tidak sopan pelanggannya, AR mengunggah rekaman video dari dalam mobilnya sebagai bentuk edukasi agar setiap penumpang bisa menjaga etika di transportasi umum.

Kecurigaan sopir bermula saat ia melihat gelagat aneh melalui kaca spion tengah. AR memperhatikan penumpang wanita terus-menerus berbaring di paha penumpang pria. Merasa ada yang tidak beres, ia kemudian mengatur posisi spion untuk memastikan kondisi di kursi belakang.

Baca Juga: Banjir Terparah Sejak 2019, Warga RT 29 Api-Api Bontang Keluhkan Minim Bantuan

AR mengaku sangat terkejut saat melihat kedua penumpangnya sedang melakukan tindakan asusila. "Saya mulai nundukin spion tengah, baru di situ saya tegur," ujar AR kepada wartawan, Kamis (12/2/2026).

Meski sudah ditegur, sejoli tersebut awalnya sempat tak bergeming. AR kemudian meninggikan nadanya hingga akhirnya penumpang wanita bangun dengan kondisi pakaian yang sudah tidak rapi.

AR mengaku sempat dilema untuk menurunkan penumpang tersebut di tengah jalan. Ia khawatir proses pelaporan ke pihak aplikator akan memakan waktu lama dan berdampak buruk pada performa akun pengemudinya.

Baca Juga: Banjir Sasar Tiga RT di Kanaan Bontang, 219 Jiwa TerdampakTindakan Tegas Aplikator

Merespons insiden tersebut, pihak Gojek langsung mengambil langkah tegas. Berdasarkan hasil investigasi internal, perusahaan memastikan bahwa penumpang tersebut terbukti melakukan pelanggaran berat.

"Akun penumpang tersebut telah kami lakukan pemblokiran permanen (suspend)," tegas Head of Corporate Affairs Gojek, Rosel Lavina, dalam keterangan tertulisnya, Jumat (13/2).

Rosel menambahkan bahwa sanksi keras ini diberikan untuk memastikan ekosistem layanan tetap aman dan bebas dari tindakan asusila. Ia juga mengingatkan para mitra pengemudi untuk segera melapor melalui fitur bantuan atau menggunakan "Tombol Darurat" jika menghadapi situasi serupa.

Baca Juga: Tok! Aturan Baru Pembelajaran Ramadhan 2026 Resmi Terbit, Ini Jadwal Lengkap hingga Usai Idulfitri

Polisi Lakukan Penyelidikan

Di sisi lain, pihak kepolisian kini mulai turun tangan mengusut kasus dugaan mesum yang terjadi di kawasan Cipulir, Kebayoran Lama tersebut. Kapolsek Kebayoran Lama, Kompol Muhammad Kukuh Islami, menyatakan bahwa pihaknya tengah berupaya mengidentifikasi identitas pasangan tersebut.

"Kami melakukan penyelidikan terlebih dahulu. Saya sudah meminta kanit Reskrim untuk mencari tahu siapa sopir mobil tersebut guna menggali keterangan dan identitas muda-mudi ini," jelas Kukuh.

Langkah ini diambil untuk memastikan ketertiban umum dan memberikan efek jera agar perilaku menyimpang di transportasi publik tidak terulang kembali.(*)

Editor : Thomas Priyandoko
#gelagat aneh #asusila #diburu #geram #polisi