KALTIMPOST.ID, Pemerintah mulai menyiapkan berbagai skema bantuan sosial (bansos) menjelang Ramadan 2026. Langkah ini dilakukan untuk menjaga daya beli masyarakat sekaligus membantu keluarga rentan memenuhi kebutuhan pokok selama bulan puasa.
Melalui Kementerian Sosial Republik Indonesia, pemerintah menyalurkan sedikitnya tiga jenis bantuan sosial utamayang ditujukan kepada jutaan keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Indonesia.
Program bansos tersebut difokuskan bagi masyarakat miskin, kelompok rentan, hingga korban bencana, dengan penyaluran dilakukan secara bertahap sejak awal 2026.
Tiga Jenis Bansos Jelang Ramadan 2026
Adapun tiga bantuan sosial yang kembali digulirkan pemerintah meliputi:
1. Bansos Reguler PKH dan BPNT
Bansos reguler tetap menjadi tulang punggung perlindungan sosial. Program ini mencakup Program Keluarga Harapan(PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
PKH menyasar keluarga dengan komponen ibu hamil, balita, anak sekolah, lansia, hingga penyandang disabilitas. Sementara BPNT diberikan dalam bentuk saldo bantuan pangan yang dapat dibelanjakan kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan bahan pangan lainnya melalui e-warong.
Kedua bansos ini disalurkan secara bertahap per triwulan langsung ke rekening KPM atau melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).
Baca Juga: Full Senyum! Jelang Ramadan 2026, Enam Bansos Dijadwalkan Cair Januari–Maret
2. Bansos Adaptif untuk Korban Bencana
Pemerintah juga menyiapkan bansos adaptif bagi warga terdampak bencana alam. Bantuan ini diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar korban, mulai dari makanan, logistik, hingga dukungan pemulihan sosial.
Program ini bersifat situasional dan menyesuaikan kondisi daerah terdampak.
3. Asistensi Rehabilitasi Sosial
Jenis bantuan ketiga adalah asistensi rehabilitasi sosial yang menyasar kelompok rentan, seperti lansia terlantar, penyandang disabilitas, serta masyarakat dengan permasalahan sosial tertentu. Bantuan diberikan dalam bentuk uang tunai maupun layanan pendampingan sosial.
Bantuan Pangan Tambahan Disiapkan
Selain tiga bansos utama tersebut, pemerintah juga menyiapkan bantuan pangan berupa beras dan minyak goreng yang disalurkan kepada puluhan juta KPM menjelang Ramadan.
Distribusi logistik pangan ini melibatkan Perum Bulog untuk menjaga stabilitas pasokan sekaligus menekan potensi lonjakan harga kebutuhan pokok.
Setiap keluarga penerima manfaat dijadwalkan memperoleh bantuan beras 10 kilogram serta minyak goreng dalam periode Februari hingga Maret 2026.
Jaga Daya Beli Masyarakat
Program bansos jelang Ramadan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah meningkatnya kebutuhan konsumsi saat bulan puasa dan menjelang Idul Fitri.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk memastikan data kepesertaan bansos tetap aktif dan sesuai dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), agar penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran.
Informasi yang dihimpun, pencairan bansos dilakukan bertahap sesuai jadwal masing-masing program. Masyarakat diimbau rutin memantau informasi resmi dari Kemensos maupun pemerintah daerah setempat agar tidak tertinggal jadwal pencairan.
Dengan penyaluran tiga jenis bansos ini, pemerintah berharap beban ekonomi masyarakat dapat sedikit berkurang, sekaligus membantu keluarga penerima manfaat menjalani Ramadan 2026 dengan lebih tenang.
Editor : Ilmidza