KALTIMPOST.ID, Memasuki pekan kedua Ramadan 1447 H, Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN), termasuk PNS, TNI, Polri, dan pensiunan, belum juga cair. Padahal sebelumnya pemerintah memberi sinyal pencairan dilakukan pada minggu pertama puasa.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat menyampaikan bahwa THR akan dibayarkan di awal Ramadan.
“Minggu pertama puasa, sebentar lagi,” ujar Purbaya saat ditemui di Gedung DPR RI beberapa waktu lalu.
Pernyataan itu membuat banyak ASN berharap dana THR segera masuk rekening untuk memenuhi kebutuhan Ramadan hingga persiapan Lebaran. Namun hingga kini, realisasinya belum terlihat.
Dalam informasi yang dihimpun, disebutkan bahwa hingga pekan kedua Ramadan, THR PNS dan aparatur lainnya memang belum cair. Hal ini dinilai belum sesuai dengan pernyataan awal pemerintah.
Sejumlah sumber menyebut keterlambatan tersebut berkaitan dengan proses finalisasi Peraturan Pemerintah (PP) sebagai dasar hukum pencairan anggaran. Tanpa aturan resmi tersebut diteken, pembayaran belum bisa direalisasikan.
Sebelumnya, Purbaya juga menegaskan bahwa pengumuman resmi terkait pencairan THR akan disampaikan langsung oleh Presiden.
“Bukan kami yang mengumumkan, nanti Pak Presiden yang mengumumkan,” katanya dalam kesempatan berbeda.
THR ASN setiap tahun menjadi salah satu stimulus ekonomi nasional karena nilainya mencapai puluhan triliun rupiah. Dana itu tidak hanya membantu kebutuhan pegawai, tetapi juga mendorong daya beli masyarakat menjelang Idulfitri.
Hingga saat ini, para ASN masih menunggu kepastian tanggal pencairan terbaru. Pemerintah diharapkan segera memberikan kejelasan agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat.
Editor : Ilmidza