Utama Samarinda Balikpapan Kaltim IKN Nasional Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

Jamin Kelancaran Mudik 2026, Kementerian PU Fungsionalkan Tol di Kalimantan

Ari Arief • Minggu, 8 Maret 2026 | 15:50 WIB

Perbaikan jalan untuk arus mudik dan Lebaran dikebut hingga H-10 Idulfitri 1447 Hijriah.
Perbaikan jalan untuk arus mudik dan Lebaran dikebut hingga H-10 Idulfitri 1447 Hijriah.

KALTIMPOST.ID,JAKARTA-Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai memacu kesiapan infrastruktur jalan guna menyambut arus mudik dan balik Lebaran 2026.

Fokus utama tahun ini adalah memastikan seluruh jalur nasional bebas dari lubang serta mengoperasikan sejumlah ruas tol fungsional, termasuk di Pulau Kalimantan.

Dirjen Bina Marga Kementerian PU, Roy Rizali Anwar, mengungkapkan bahwa tingkat kemantapan jalan nasional non-tol sepanjang 47.603 kilometer saat ini telah mencapai 93,50 persen.

Meski demikian, perbaikan sisa kerusakan terus dikebut dengan target rampung pada H-10 Idulfitri.

"Penuntasan lubang di seluruh jalur mudik ditargetkan selesai H-10. Hal ini untuk memastikan perjalanan masyarakat tidak terganggu oleh aktivitas pengerjaan jalan saat puncak arus mudik berlangsung," terang Roy dalam media briefing di Jakarta, baru-baru ini.

Konektivitas Kalimantan Jadi Prioritas

Baca Juga: Gawat! Baru Dua Bulan, Defisit APBN 2026 Sudah Jebol Rp 135,7 Triliun!

Kabar baik bagi pemudik di luar Pulau Jawa, pemerintah telah menyiapkan 10 ruas jalan tol fungsional baru sepanjang 291,13 kilometer untuk memecah kepadatan lalu lintas.

Dari jumlah tersebut, satu ruas tol fungsional sepanjang 52,37 kilometer dipastikan berada di Pulau Kalimantan.

Selain di Kalimantan, ruas fungsional lainnya tersebar di Pulau Sumatera sebanyak tiga ruas (90,73 kilometer) dan Pulau Jawa sebanyak enam ruas (148,03 kilometer).

"Ruas-ruas ini kami siapkan agar arus mobilitas masyarakat dan distribusi logistik dapat berjalan lebih lancar dibandingkan tahun lalu," tambahnya.

Fokus Jalur Penyeberangan

Selain tol fungsional, Kementerian PU memberikan atensi khusus pada akses menuju pelabuhan penyeberangan utama, seperti Pelabuhan Merak, Ciwandan, dan Bakauheni.

Jalur ini dinilai sebagai tulang punggung logistik nasional yang menghubungkan Jawa dan Sumatera.

Baca Juga: Hari Perempuan Internasional 2026, Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian Tegaskan Pendidikan Berkualitas Jadi Fondasi Perempuan Berdaya

Di Pulau Jawa sendiri, prioritas perbaikan difokuskan pada koridor utama seperti Jalur Pantura (Jawa Tengah dan Jawa Timur) serta lintas tengah.

Seluruh alat berat dan material dipastikan sudah bersih dari badan jalan pada sepuluh hari sebelum lebaran agar tidak menghambat kendaraan yang melintas.

"Kami ingin memastikan semua faktor pendukung mobilitas berfungsi optimal sehingga Lebaran 2026 berjalan aman dan lancar," kata Roy menandaskan.(*)

Editor : Dwi Puspitarini
#arus mudik #jalan tol #kalimantan #kementerian pu #lebaran 2026 #Mudik 2026 #kelancaran mudik