Korban pertama kali ditemukan oleh ibunya dalam kondisi tak bernyawa pada Sabtu (21/3) sekitar pukul 03.00 WIB. Saat ditemukan, pintu kamar dalam keadaan terkunci, sementara jendela terbuka.
Polisi mengungkapkan, korban ditemukan tergeletak di lantai. Di sekitar lokasi, termasuk kasur, terdapat bercak darah yang telah mengering.
“Korban ditemukan meninggal dunia di lantai, dengan kondisi terdapat darah mengering di sekitar lokasi,” ujar AKBP Ressa Fiardi Marasabessy, Kepala Subdit Resmob Polda Metro Jaya.
Dari hasil penyelidikan awal, tidak ditemukan barang milik korban yang hilang, termasuk telepon genggamnya.
Informasi yang dihimpun, mantan suami korban sempat mendatangi Dewhinta dengan maksud meminjam sepeda motor. Keduanya diketahui baru berpisah sekitar satu bulan lalu.
Polisi kemudian mengamankan pria tersebut saat diduga hendak melarikan diri di ruas tol arah Merak. Pelaku berhasil ditangkap pada hari yang sama sekitar pukul 13.00 WIB.
Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan intensif di Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya.
Dugaan sementara, motif kejadian berkaitan dengan persoalan pribadi. Mantan suami korban disebut sempat mengajak rujuk, namun ditolak. Penolakan tersebut diduga memicu emosi hingga berujung tindakan kekerasan.
Jenazah korban sempat dibawa ke RS Kramat Jati untuk proses autopsi sebelum dimakamkan di TPU Pondok Rangon.
Pelaku Berusaha Kabur
Kasubdit Resmob Polda Metro Jaya AKBP Ressa Fiardi menyatakan, kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban.
“Pintu dalam kondisi terkunci dari dalam. Saat ditemukan, korban sudah meninggal dunia,” ujarnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh dari penyelidikan awal, diduga pelaku merupakan mantan suami korban yang berinisial FD. Keduanya diketahui telah berpisah sekitar satu bulan terakhir.
FD, warga negara asing asal Iran, bahkan disebut sempat terlihat di lingkungan tersebut sehari sebelumnya.
Pelaku akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian saat hendak melarikan diri. Ia ditangkap di ruas tol arah Merak pada Sabtu siang dan kini telah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.
Hingga kini, polisi masih mendalami motif di balik pembunuhan tersebut, termasuk kemungkinan adanya konflik pribadi antara korban dan pelaku.
Kasus ini menyita perhatian publik. Sejumlah warganet mempertanyakan motif pasti di balik peristiwa tragis tersebut, apakah dipicu dendam atau persoalan lain.
Editor : Uways Alqadrie