KALTIMPOST.ID, Isu kenaikan harga BBM per 1 April 2026 ramai beredar di media sosial X sejak akhir Maret. Namun, PT Pertamina (Persero) secara tegas membantah kabar tersebut.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, menyatakan bahwa informasi mengenai proyeksi kenaikan harga BBM nonsubsidi yang beredar di publik tidak dapat dipastikan kebenarannya. Ia menegaskan, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait perubahan harga per 1 April 2026.
Salah satu informasi yang viral menyebut harga Pertamax RON 92 akan melonjak dari Rp12.300 menjadi Rp17.850 per liter. Namun, Pertamina memastikan angka tersebut bukan berasal dari sumber resmi perusahaan dan tidak bisa dijadikan acuan oleh masyarakat.
Prediksi Kenaikan
Meski belum ada keputusan resmi, sejumlah analis memperkirakan harga BBM nonsubsidi berpotensi mengalami kenaikan mengikuti tren penyesuaian bulanan.
Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform, Fabby Tumiwa, memperkirakan kenaikan bisa berada di kisaran 10–15 persen. Bahkan, harga Pertalite disebut berpotensi naik hingga Rp11.500 per liter, meski tetap bergantung pada kebijakan subsidi pemerintah.
Sementara itu, ekonom Universitas Airlangga, Wisnu Wibowo, menilai kenaikan BBM nonsubsidi merupakan hal yang wajar karena mengikuti mekanisme pasar global. Ia memperkirakan kenaikan lebih moderat, sekitar 5–10 persen, dengan mempertimbangkan fluktuasi harga minyak dan nilai tukar rupiah.\
Baca Juga: Harga BBM Pertamina Hari Ini, Senin 30 Maret 2026: Daftar Lengkap per Provinsi! Ada Perubahan?
Dampak Geopolitik dan Harga Minyak Dunia
Tekanan terhadap harga BBM dipicu oleh meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran. Konflik tersebut mendorong harga minyak mentah Brent melampaui USD116 per barel.
Kekhawatiran gangguan pasokan, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz, turut memperparah lonjakan harga. Di sisi lain, pelemahan nilai tukar rupiah juga membuat biaya keekonomian BBM semakin tinggi.
Penentuan harga BBM nonsubsidi sendiri mengacu pada kebijakan pemerintah, termasuk perhitungan berdasarkan harga minyak dunia, kurs rupiah, serta biaya distribusi, sebagaimana diatur dalam keputusan Kementerian ESDM.
Harga BBM Saat Ini Masih Berlaku
Hingga akhir Maret 2026, harga BBM di SPBU masih mengacu pada penyesuaian 1 Maret 2026. Pertamax RON 92 berada di Rp12.300 per liter, Pertamax Green Rp12.900, Pertamax Turbo Rp13.100, Dexlite Rp14.200, dan Pertamina Dex Rp14.500 untuk wilayah Jawa-Bali.
Sementara itu, pemerintah melalui Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa berupaya menjaga agar harga BBM subsidi tidak mengalami kenaikan.
Harga Pertalite tetap di Rp10.000 per liter dan Biosolar di Rp6.800 per liter, dengan selisih harga ditanggung melalui APBN.
Masyarakat diimbau untuk hanya mengacu pada informasi resmi dari Pertamina dan tidak mudah percaya pada kabar yang belum terverifikasi terkait perubahan harga BBM April 2026.