KALTIMPOST.ID, Pengumuman SNBP 2026 sudah di depan mata. Bagi calon mahasiswa dan orang tua, memahami biaya kuliah jalur masuk PTN adalah kunci agar perencanaan keuangan keluarga tidak jebol di tengah jalan.
Banyak yang beranggapan bahwa masuk lewat jalur prestasi (SNBP) otomatis lebih murah dibanding jalur tes (SNBT). Benarkah demikian? Mari kita bedah perbandingannya agar tidak salah persepsi.
Beda Biaya Pendaftaran: Ada yang Gratis!
Langkah awal yang harus diperhatikan adalah biaya saat mendaftar. Di tahap ini, ketiga jalur memiliki kebijakan yang sangat berbeda:
- SNBP 2026: Tanpa biaya alias gratis. Peserta yang masuk kuota sekolah tidak dipungut biaya sepeser pun.
- SNBT (UTBK): Peserta wajib membayar biaya ujian sebesar Rp 200.000. Uang ini tidak dapat ditarik kembali jika peserta batal ikut ujian.
- Jalur Mandiri: Biaya pendaftaran biasanya paling mahal. Besaran angka ditentukan oleh masing-masing kampus, sehingga calon mahasiswa perlu mengecek laman resmi universitas tujuan.
Baca Juga: Lolos PTN 2026 Bukan Cuma Soal Belajar, Ternyata Ini Rahasia Jalur Langit UTBK SNBT!
Skema UKT: SNBP vs SNBT Ternyata Sama
Ini yang sering menjadi salah kaprah. Banyak orang tua mengira biaya kuliah jalur masuk PTN melalui SNBP akan lebih ringan setiap semesternya.
Padahal, baik SNBP maupun SNBT menggunakan sistem yang sama, yaitu Uang Kuliah Tunggal (UKT).
Besaran UKT tidak ditentukan oleh "jalur" apa Anda masuk, melainkan berdasarkan kondisi ekonomi keluarga. Berikut adalah beberapa indikator penentu tarif UKT:
Baca Juga: Mau Lolos SNBT 2026? Cara Belajar Ini Ternyata Lebih Penting dari Hafalan
- Total penghasilan orang tua atau wali.
- Jumlah tanggungan (anak/anggota keluarga) dalam satu rumah.
- Aset yang dimiliki (rumah, kendaraan, dan lainnya).
- Kondisi sosial ekonomi pendukung lainnya.
Jadi, mahasiswa jalur SNBP bisa saja membayar UKT yang lebih tinggi jika kondisi ekonominya mampu, begitu juga sebaliknya.
Waspada 'Uang Pangkal' di Jalur Mandiri
Perbedaan yang paling mencolok baru akan terasa jika Anda memilih jalur Mandiri. Berbeda dengan SNBP dan SNBT yang umumnya hanya membayar UKT per semester, jalur Mandiri sering kali dibebani biaya tambahan.
Baca Juga: Empat Kelas Rusak Berat, Aktivitas Belajar SMP 2 Samarinda Dipastikan Tetap Jalan
Biaya ini sering disebut sebagai Uang Pangkal atau Iuran Pengembangan Institusi (IPI).
Nominalnya dibayarkan satu kali di awal masuk dan besarannya bisa bervariasi, mulai dari belasan hingga ratusan juta rupiah tergantung program studi yang dipilih.
Oleh karena itu, bagi orang tua yang mengincar jalur Mandiri, persiapan dana cadangan harus dilakukan jauh-jauh hari karena biaya kuliah jalur masuk PTN ini cenderung menjadi yang tertinggi dibandingkan jalur nasional.***
Editor : Dwi Puspitarini