Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan Kesehatan

SKK Migas Siap Bor 13 Sumur Baru, dengan Potensi Cadangan Minyak Nyaris 1 Juta Barel

Dwi Puspitarini • Senin, 4 Mei 2026 | 16:11 WIB
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto.(DOK/KP)
Kepala SKK Migas Djoko Siswanto.(DOK/KP)

KALTIMPOST.ID - SKK Migas (Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi) baru saja mengumumkan temuan potensi 13 sumur minyak dengan cadangan minyak sebesar 0,96 juta barel atau nyaris 1 juta barel, dan juga ada gas bumi baru di wilayah kawasan transmigrasi di Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Kepala SKK Migas, Djoko Siswanto, mengungkapkan bahwa cadangan yang ditemukan mencapai angka yang cukup signifikan untuk mendukung kebutuhan energi domestik.

“Untuk potensi gasnya itu 11,64 miliar kaki kubik, untuk minyaknya 1 juta barel,” ujar Djoko Siswanto dalam konferensi pers Pertemuan Kepala SKK Migas dengan Menteri Transmigrasi di Kantor Kementerian Transmigrasi, Jakarta, Senin.

Baca Juga: Resmi Naik! Cek Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru per 4 Mei 2026, Ada yang Tembus Rp 27 Ribu?

Sumur-sumur baru ini nantinya akan dikelola oleh PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS). Menariknya, salah satu sumur pengembangan, yakni MUT-346 OS HZ, diprediksi memiliki laju produksi harian mencapai 7,3 juta kaki kubik gas.

Rincian Target Operasional dan Ekonomi

Pemanfaatan migas Samboja ini tidak hanya soal teknis pengeboran, tapi juga tentang nilai ekonomi yang akan mengalir ke kas negara. Berikut adalah rincian proyeksi dari pengembangan sumur tersebut:

·       Jadwal Eksekusi: Pengeboran direncanakan akan dimulai pada bulan depan.

·       Nilai Cadangan: Diperkirakan mencapai Rp471 miliar (dengan asumsi kurs Rp17.000 per dolar AS).

·       Pendapatan Pemerintah: Diproyeksikan menyumbang sekitar Rp87 miliar kepada negara setelah pajak.

·       Status Lahan: Berlokasi di area Hak Pengelolaan Lahan (HPL) transmigrasi.

Mengoptimalkan potensi dalam negeri seperti di kawasan transmigrasi Samboja adalah langkah krusial. Djoko menegaskan bahwa ketergantungan pada sumber luar negeri memiliki risiko tinggi, baik dari segi ketersediaan maupun harga.

Baca Juga: P2G Ingatkan Pemerintah: Jangan Sampai 2045 Anak Kita Sehat Fisik tapi Lemah Berpikir

“Saat ini, minyak dan gas bumi sangat dibutuhkan masyarakat. Kita mencari minyak di luar pun tidak mudah, kalaupun ada juga harganya mahal. Ini sangat strategis,” kata Djoko Siswanto.

Sebagai informasi tambahan, sebelum temuan 13 sumur baru ini, PHSS sebenarnya sudah mengelola 79 sumur aktif di area yang sama.***

Editor : Dwi Puspitarini
#Migas Samboja #Cadangan minyak Kalimantan Timur #13 sumur baru #skk migas #kalimantan timur