KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Nama Sherly Tjoanda kembali menjadi sorotan setelah tercatat sebagai gubernur dengan kekayaan terbesar di Indonesia.
Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikan pada 24 April 2025 saat awal menjabat sebagai Gubernur Maluku Utara, total hartanya mencapai Rp 972,1 miliar atau nyaris menyentuh angka Rp 1 triliun.
Di tengah besarnya nilai kekayaan tersebut, perhatian publik juga tertuju pada isi garasi kendaraan miliknya. Sherly tercatat memiliki empat mobil dan satu sepeda motor dengan nilai total sekitar Rp 7,06 miliar.
Baca Juga: Mutasi Terbaru TNI AD, AL, AU: Ini Nama-Nama Perwira Tinggi yang Naik Jabatan
Menariknya, seluruh kendaraan itu berstatus warisan dan bukan hasil pembelian pribadi.
Adapun kendaraan yang dilaporkan dalam LHKPN terdiri atas satu unit Land Rover keluaran 2019 senilai Rp 3 miliar. Selain itu ada mobil Lexus tahun 2023 dengan nilai Rp 2,557 miliar. Sherly juga tercatat memiliki Toyota Alphard dengan nilai Rp 241,3 juta.
Sementara untuk kendaraan lainnya, terdapat sepeda motor Kawasaki yang dalam dokumen tertulis tahun 1900 dengan nilai Rp 115 juta. Ada pula mobil Hummer yang juga tercatat bertahun 1900 dengan taksiran harga Rp 1,15 miliar.
Meski nilai kendaraan miliaran rupiah, aset transportasi dan mesin justru menjadi komponen terkecil dalam total kekayaan Sherly.
Nilai terbesar berasal dari surat berharga yang mencapai Rp 262,024 miliar, disusul kas dan setara kas sebesar Rp 236,594 miliar.
Baca Juga: Gubernur Jabar Dedi Mulyadi Usul Pajak Kendaraan Nol Rupiah, Diganti Tarif Jalan
Selain itu, Sherly juga memiliki harta lainnya senilai Rp 234,150 miliar. Untuk aset tanah dan bangunan, ia tercatat mempunyai 212 bidang properti dengan total nilai mencapai Rp 201,702 miliar. Sebagian besar aset tersebut berasal dari hasil sendiri dan warisan.
Dalam laporan yang sama, Sherly turut mencantumkan utang sebesar Rp 6,99 miliar.
Jumlah kekayaannya diketahui mengalami kenaikan cukup signifikan dibanding laporan sebelumnya. Nilai harta Sherly meningkat sekitar 36,96 persen dari sebelumnya yang berada di kisaran Rp 700 miliar. Kenaikan terbesar terjadi pada komponen harta lainnya dan kas setara kas.
Sebagai informasi, Benny Laos merupakan suami Sherly Tjoanda yang meninggal dunia pada 2024 akibat kecelakaan speedboat saat mengikuti kontestasi Pilkada Maluku Utara.
Setelah peristiwa itu, Sherly ditunjuk menggantikan posisi sang suami sebagai calon gubernur berpasangan dengan Sarbin Sehe.
Baca Juga: Rupiah Hari Ini Babak Belur Sentuh Rp17.500, Pengamat Prediksi Masih Bisa Turun
Sebagian besar harta yang kini tercatat atas nama Sherly diketahui merupakan warisan dari Benny Laos. Dalam LHKPN yang disampaikan Benny pada September 2024, total kekayaannya saat itu mencapai Rp 705,1 miliar.
Editor : Uways Alqadrie