Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Permintaan India Anjlok, Harga Referensi Minyak Kelapa Sawit Juni 2026 Ikut Tertekan

Ilmidza • Minggu, 31 Mei 2026 | 17:49 WIB
Ilustrasi minyak kelapa sawit.
Ilustrasi minyak kelapa sawit.

KALTIMPOST.ID, Harga referensi minyak kelapa sawit mentah (CPO) untuk periode Juni 2026 mengalami tekanan seiring melemahnya permintaan dari pasar global, terutama India yang selama ini menjadi salah satu importir utama.

Penurunan permintaan dari India disebut menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi koreksi harga CPO di pasar internasional. Kondisi ini membuat harga referensi CPO yang ditetapkan pemerintah ikut menyesuaikan arah pelemahan.

Berdasarkan data perdagangan, tren penurunan permintaan ini juga tercermin dari turunnya aktivitas impor India yang mulai beralih ke minyak nabati lain seperti minyak kedelai dan minyak bunga matahari karena faktor harga dan daya saing.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi CPO Juni 2026 sebesar sekitar US$1.029 per metrik ton, turun dibanding periode sebelumnya yang berada di level sekitar US$1.049 per metrik ton.

Penurunan ini juga berdampak pada penyesuaian bea keluar serta pungutan ekspor CPO sesuai aturan yang berlaku. Pemerintah menyebut perubahan harga referensi merupakan hasil perhitungan rata-rata harga dari sejumlah bursa acuan global.

Meski mengalami tekanan, pelaku pasar masih mencermati potensi pergerakan harga ke depan, terutama terkait kebijakan energi, produksi global, serta permintaan dari negara-negara konsumen utama seperti India dan China.

Editor : Ilmidza
#kelapa sawit #Kelapa Sawit Harga Minyak Goreng