KALTIMPOST.ID, Saat ini nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah telah menembus level Rp18 ribu.
Bahkan kenaikan nilai dolar tersebut menjadi titik tertinggi dalam sejarah Indonesia.
Baca Juga: Rupiah Tertekan, Dolar AS Melesat Rp 18.000, Ini Respons BI
Lantas bersamaan dengan naiknya dolar, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana juga dikabarkan telah ditangkap oleh Kejaksaan Agung.
Tak pelak penangkapan Dadan dinilai menjadi pengalihan isu atas kondisi ekonomi yang sedang jadi sorotan.
Dugaan tersebut diungkapkan oleh akun Thread @mangkokmenyan pada 4 Mei 2026.
“Jelas pengalihan isu. Semua orang udah tahu kalau MBG program korupsi. Bahkan gak perlu KPK atau Jaksa buat jadi penyidik. Tapi karena mereka tahu dollar akan masuk ke 18 per hari, makanya kepala BGN sengaja ditangkap buat jadi tumbal. Sekali lagi gue ingetin itu pengalihan isu,” ujarnya.
Ia juga membagikan tangkapan layar mengenai harga dolar yang telah mencapai Rp 18 ribu.
Dugaan pengalihan isu tersebut lantas viral dan memantik berbagai komentar dari warganet.
“Gue percaya ini, kita tahu pemerintah Ini jagoan lama aktornya tinggal ganti-ganti aja,” ujar warganet.
“Aku yakin dia nggak bakal dihukum kayak Nadiem 18 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 Miliar 190 hari kurungan. Tambahan berupa pembayaran uang pengganti sebesar Rp 5,6 triliun dengan subsider 9 tahun penjara. Karena dia sopan dan berlakuan baik di penjara kurang dari 10 tahun,” timpal warganet lain.
“Cuma ganti aktor aja padahal. Busuk banget sistem ini,” tandas warganet yang menyoroti terkait penangkapan Dadan Hindayana oleh Kejaksaan Agung.
Editor : Hernawati