Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Korban Taufik Hidayat Bertambah, Sejumlah Wanita Ungkap Dugaan Penyekapan, Penyiksaan dan Pelecehan Seksual

Uways Alqadrie • Selasa, 23 Juni 2026 | 14:22 WIB
Taufik Hidayat
Taufik Hidayat

KALTIMPOST.ID, BANDUNG – Kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan yang menyeret nama Taufik Hidayat (30) terus berkembang. Setelah kisah YTR (29) mencuat ke publik, sejumlah perempuan lain mulai bermunculan dan mengaku pernah mengalami perlakuan serupa dari pria yang kini masih berstatus buronan tersebut.

Berbagai kesaksian korban beredar luas di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram @sultansahbanaiman. Dari pengakuan yang muncul, terungkap dugaan bahwa pola kekerasan yang dilakukan pelaku telah berlangsung dalam kurun waktu cukup lama.

Salah seorang perempuan mengungkap bahwa anggota keluarganya pernah menjadi korban Taufik Hidayat sekitar tiga tahun lalu, jauh sebelum kasus YTR terkuak ke publik.

Baca Juga: Ciri-Ciri Taufik Hidayat Terungkap, Buronan Kasus Penyiksaan Yuvita Diburu dengan Hadiah Rp250 Juta

Menurut pengakuannya, pengalaman yang dialami keluarganya memiliki kemiripan dengan kasus yang saat ini ramai diperbincangkan.

Kesaksian tersebut memperkuat dugaan bahwa tindakan kekerasan yang dilakukan terduga pelaku tidak hanya menimpa satu korban. Bahkan, beberapa perempuan mengaku pernah mengalami perlakuan yang hampir sama dalam waktu berbeda.

Pengakuan lain datang dari seorang perempuan yang mengaku pernah dibawa dan disekap di sebuah penginapan di wilayah Garut, Jawa Barat. Selama berada di lokasi tersebut, ia mengaku mengalami kekerasan seksual serta dipaksa menuruti keinginan pelaku.

Tidak hanya itu, korban mengaku tidak mendapatkan makanan maupun minuman yang layak selama bersama pelaku. Untuk memenuhi kebutuhan makan, ia bahkan harus menggunakan uang pribadinya sendiri.

Korban menceritakan, saat perjalanan pulang dirinya sempat meminta dibelikan makanan karena merasa kelaparan. Namun setelah hubungan mereka merenggang dan ia memilih tidak lagi merespons pesan pelaku, berbagai kata-kata kasar dan hinaan disebut mulai diterimanya.

Dalam keterangannya, perempuan tersebut menilai Taufik Hidayat memiliki kemampuan membangun kedekatan dengan perempuan melalui sikap yang terlihat baik dan cara berbicara yang meyakinkan. Menurutnya, hal itulah yang membuat banyak perempuan mudah percaya.

Ia juga mengungkap ciri-ciri fisik pelaku yang dikenalnya saat itu, termasuk adanya tato di bagian punggung. Korban menyebut pelaku memiliki kemampuan berkomunikasi yang membuat lawan bicaranya merasa nyaman dan sulit menaruh curiga.

Selain mengalami dugaan penyekapan dan kekerasan, perempuan tersebut mengaku menjadi korban pelecehan seksual. Ia mengatakan kesulitan melakukan perlawanan ketika peristiwa itu terjadi.

Baca Juga: Dedi Mulyadi Sayembara Rp250 Juta untuk Tangkap Taufik Hidayat, Buronan Kasus Penyiksaan Perempuan di Jawa Barat

Pengakuan para perempuan yang bermunculan dengan pola kejadian hampir serupa membuat kasus ini semakin mendapat perhatian publik.

 Sejumlah korban mengaku berhasil menyelamatkan diri setelah berhari-hari berada dalam kondisi terkurung, mengalami tekanan, serta kekurangan makanan.

Editor : Uways Alqadrie
#Taufik Hidayat berhadiah Rp250 juta #Polresta Bandung #kang dedi mulyadi #polda jabar #taufik hidayat