Utama Samarinda Balikpapan Kaltim Nasional Piala Dunia 2026 Olahraga Bisnis Lifestyle Opini Sosbis Hiburan

Resmi! Pemerintah Siapkan 39 Bandara Baru di Indonesia, Lokasinya Sudah Ditentukan

Ilmidza • Selasa, 30 Juni 2026 | 19:04 WIB
Ilustrasi bandara.
Ilustrasi bandara.

KALTIMPOST.ID, Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana membangun 39 bandar udara (bandara) baru di berbagai wilayah Indonesia. Penambahan tersebut akan meningkatkan jumlah bandara nasional dari 257 menjadi 296 bandara sesuai dengan Rencana Induk Bandar Udara Nasional.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F. Laisa, mengatakan seluruh lokasi pembangunan bandara baru telah ditetapkan dalam dokumen Tatanan Kebandarudaraan Nasional.

"Saat ini Indonesia memiliki 257 bandar udara yang beroperasi. Selain itu, pemerintah telah menetapkan 39 lokasi yang direncanakan untuk pembangunan bandar udara baru sehingga total Rencana Induk Bandar Udara Nasional mencakup 296 bandar udara," ujar Lukman.

Fokus Tingkatkan Konektivitas Wilayah 3T

Menurut Lukman, pembangunan bandara baru merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat konektivitas antardaerah, terutama di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Sebagai negara kepulauan, Indonesia membutuhkan jaringan transportasi udara yang semakin luas agar mobilitas masyarakat, distribusi logistik, hingga pengembangan sektor pariwisata dapat berjalan lebih optimal.

Hadapi Tantangan Geografis Indonesia

Lukman menjelaskan pembangunan bandara di Indonesia selama ini menghadapi beragam tantangan karena kondisi geografis yang sangat bervariasi, mulai dari kawasan rawa, tanah gambut, pesisir pantai, pegunungan, hingga pulau-pulau kecil.

Namun, berbagai tantangan tersebut dapat diatasi melalui penerapan teknologi rekayasa dan inovasi konstruksi yang terus berkembang.

"Pengalaman membangun bandar udara di berbagai karakteristik wilayah telah menjadi modal yang sangat berharga bagi Indonesia. Ke depan, pembangunan bandar udara tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga harus mengedepankan keselamatan, keberlanjutan, pemanfaatan teknologi, serta ketahanan terhadap perubahan iklim," kata Lukman.

Dukung Pertumbuhan Ekonomi dan Pariwisata

Pemerintah menilai keberadaan bandara baru akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah. Selain membuka akses transportasi yang lebih baik, pembangunan bandara juga diharapkan mampu meningkatkan investasi, memperkuat sektor pariwisata, serta memperlancar distribusi barang dan jasa ke berbagai wilayah Indonesia.

SDM Jadi Kunci Keberhasilan

Selain pembangunan infrastruktur, Kemenhub menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di bidang kebandarudaraan.

Lukman berharap Ikatan Ahli Bandar Udara Indonesia (IABI) terus memperkuat perannya sebagai organisasi profesi yang mampu melahirkan tenaga ahli yang kompeten, adaptif terhadap perkembangan teknologi, dan memiliki daya saing di tingkat internasional.

"Saya berharap IABI menjadi rumah besar bagi para ahli bandar udara Indonesia dan mampu melahirkan SDM yang profesional serta adaptif terhadap perkembangan teknologi," tutup Lukman.

Editor : Ilmidza
#bandara