KALTIMPOST.ID, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah mengusulkan sekitar 1.000 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk kebutuhan tahun 2026. Sebagian besar usulan tersebut diperuntukkan bagi tenaga kesehatan yang hingga kini masih sangat dibutuhkan di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Tengah, Sumarno, mengatakan kebutuhan tenaga kesehatan masih menjadi prioritas karena meningkatnya tuntutan pelayanan kepada masyarakat. Oleh sebab itu, usulan formasi tahun ini didominasi oleh profesi di bidang kesehatan.
Menurut Sumarno, usulan tersebut masih akan diproses oleh pemerintah pusat. Jumlah formasi yang nantinya dibuka dapat berubah karena menunggu hasil pembahasan dan persetujuan dari kementerian terkait.
Dokter dan Perawat Jadi Kebutuhan Utama
Pemprov Jawa Tengah memfokuskan usulan pada tenaga kesehatan, terutama dokter spesialis dan perawat. Kedua profesi tersebut dinilai masih mengalami kekurangan di sejumlah rumah sakit dan fasilitas kesehatan daerah sehingga perlu penambahan sumber daya manusia.
Selain sektor kesehatan, pemerintah daerah juga masih memerlukan tambahan pegawai untuk mendukung berbagai layanan publik. Namun, kebutuhan di bidang kesehatan dianggap paling mendesak dibanding sektor lainnya.
Jadwal CPNS 2026 Masih Menunggu Pemerintah Pusat
Meski usulan formasi telah diajukan, Pemprov Jawa Tengah menegaskan hingga kini belum ada jadwal resmi pembukaan seleksi CPNS 2026. Seluruh tahapan, termasuk jumlah formasi yang disetujui dan waktu pendaftaran, masih menunggu keputusan pemerintah pusat.
Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi CPNS diimbau untuk terus memantau informasi melalui kanal resmi pemerintah, termasuk Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan portal SSCASN, agar memperoleh informasi yang valid mengenai jadwal maupun persyaratan pendaftaran.
Editor : Ilmidza