KALTIMPOST.ID,BANDUNG–Setelah sempat dinyatakan hilang secara misterius sejak Selasa (30/6) lalu, Nadira Az-Zahra, mahasiswi Telkom University, akhirnya berhasil ditemukan. Korban ditemukan dalam kondisi kelelahan dan linglung di wilayah Kota Bandung, Jawa Barat.
Kabar melegakan tersebut dikonfirmasi oleh pihak keluarga dan kepolisian pada Senin (6/7). Nadira ditemukan oleh seorang warga dalam posisi sendirian di tempat umum.
Baca Juga: Protes Pajak JHT, Said Iqbal Mengaku Sulit Temui Menkeu Purbaya
"Menurut keterangan dari yang menemukan, posisinya sedang sendiri. Mungkin kondisinya lelah, capek, dan kemudian disorientasi atau linglung," ujar paman Nadira, Budi Purwana, saat memberikan keterangan di Polrestabes Bandung, Senin (6/7).
Budi menjelaskan, warga yang menemukan keponakannya tersebut langsung memberikan pertolongan pertama dan mengamankan Nadira. Setelah itu, warga tersebut segera menghubungi pihak keluarga. Saat ini, Nadira sudah berada di bawah pengawasan dan perawatan intensif keluarga guna memulihkan kondisi fisiknya.
Baca Juga: Haaland Pimpin Selebrasi Viking Row usai Norwegia Kalahkan Brasil
Di tempat yang sama, Kasatreskrim Polrestabes Bandung AKBP Anton menyatakan bahwa pihaknya belum bisa membeberkan kronologi maupun motif di balik hilangnya mahasiswi tersebut. Pasalnya, korban belum bisa dimintai keterangan secara mendalam.
"Untuk sementara belum kami dapatkan secara pasti karena ananda Nadira masih dalam kondisi belum bisa dimintai keterangan. Nanti mungkin akan kami dalami lebih lanjut terkait mengapa yang bersangkutan pergi dari kediaman," terang Anton.
Baca Juga: Gubernur Kaltim Pastikan Jalan Empat Kampung Terisolasi di Kubar Dibangun, Target Mulai Bulan Depan
Sebelumnya, hilangnya Nadira sempat memicu kekhawatiran besar. Korban terakhir kali terlihat saat berpamitan kepada orang tuanya untuk pergi ke kampus dengan menggunakan jasa ojek online (ojol). Namun sejak saat itu, ponselnya mendadak tidak aktif dan pihak keluarga kehilangan kontak sama sekali.
Pihak keluarga mengaku sempat bingung karena merasa tidak ada konflik internal atau alasan kuat yang membuat korban nekat meninggalkan rumah. Budhi juga menepis spekulasi liar yang beredar di media sosial mengenai kemungkinan korban dibawa kabur oleh teman dekat pria.
"Enggak ada (teman dekat pria), dia sangat terbuka. Sampai saat ini, cowok datang ke rumah juga enggak pernah ada. Kami tidak punya cukup bukti yang terkonfirmasi, hanya asumsi-asumsi saja yang berseliweran," tegas Budhi.
Selama proses pencarian, kepolisian bersama keluarga sempat melakukan pelacakan digital, mulai dari melakukan tracing nomor ponsel melalui provider, memeriksa riwayat transaksi e-banking, hingga melacak data perjalanan dari akun ojol yang ditumpangi korban terakhir kali.
Baca Juga: Telkomsel Dorong UKM Naik Kelas Lewat AI, DCE 2026 Jaring 2.900 Pelaku Usaha
Meski motif kepergiannya masih menjadi teka-teki, pihak keluarga bersyukur Nadira dapat ditemukan dalam kondisi selamat dan kini fokus pada pemulihan psikologis korban.(*)
Editor : Thomas Priyandoko