KALTIMPOST.ID, Sosok Jesslyn Wijaya Lay mendadak menjadi perbincangan setelah kabar hilangnya atlet golf putri tersebut mencuat ke publik.
Jesslyn dilaporkan menjadi korban dugaan penculikan atlet golf setelah diduga dibawa paksa dari sebuah restoran di kawasan Mangga Besar, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2026).
Jauh sebelum namanya muncul dalam kasus tersebut, Jesslyn dikenal sebagai atlet golf yang berasal dari keluarga pengusaha.
Ia merupakan putri dari Ponty Wijaya, salah seorang pengusaha sukses di Tanah Air.
Tidak banyak informasi pribadi mengenai Jesslyn yang beredar luas. Namun, ia diketahui memilih dunia olahraga sebagai salah satu bidang yang ditekuni.
Golf menjadi arena yang membentuk perjalanan dirinya sebagai atlet muda dengan tuntutan disiplin, ketelitian, dan kemampuan menjaga fokus.
Kini, perhatian publik tertuju pada keberadaan Jesslyn setelah keluarganya melaporkan dugaan hilangnya atlet tersebut kepada pihak kepolisian.
Sebelumnya dikabarkan, Jesslyn menghilang saat menghadiri acara ulang tahun neneknya di Restoran Saung Kita, kawasan Mangga Besar.
Berdasarkan keterangan keluarga, suasana acara berubah ketika korban diduga dihampiri sejumlah pria dan dibawa keluar dari lokasi.
Kuasa hukum keluarga, Andi Darti, menyebut Jesslyn sempat melakukan perlawanan saat dibawa pergi.
"Korban terdengar berteriak meminta pertolongan dan sempat berusaha keluar dari kendaraan, namun kemudian kembali dimasukkan ke dalam mobil," ujar Andi.
Setelah kejadian tersebut, komunikasi dengan Jesslyn terputus. Keluarga dan teman-temannya tidak lagi dapat menghubungi telepon maupun akun media sosial miliknya.
Penculikan Jesslyn Wijaya Jadi Sorotan
Laporan dugaan penculikan Jesslyn Wijaya telah diterima Polres Metro Jakarta Pusat dengan nomor LP/B/2092/VII/2026/SPKT/POLRES METRO JAKPUS/POLDA METRO JAYA.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian dan mencari keberadaan atlet golf tersebut.
Baca Juga: Jasad Pria Ditemukan Membusuk dalam Kamar Kos di Petung, Diduga Pendatang Asal Sukabumi
Kasus ini juga mendapat perhatian dari sejumlah pihak. Ketua Umum Partai Swara Rakyat Indonesia (Parsindo), KRH HM Jusuf Rizal, menilai dugaan penculikan di ruang publik harus menjadi perhatian serius apabila terbukti benar.
"Jika benar terjadi penculikan di ruang publik hingga korban dibawa ke luar negeri, maka ini merupakan persoalan serius yang harus diusut tuntas. Negara harus mampu memberikan perlindungan kepada seluruh warga negara," ujar Jusuf Rizal.
Hingga kini, misteri keberadaan Jesslyn Wijaya Lay masih belum terungkap. Polisi terus mengumpulkan keterangan dan menelusuri berbagai petunjuk untuk mengungkap kasus penculikan atlet golf yang menyita perhatian masyarakat tersebut. (*)
Editor : Almasrifah