Tampang Femas Yani Arianto, Peserta Trip Korea yang Diduga Kabur dan Rugikan Travel Rp 125 Juta

Hernawati • Dipublikasikan Selasa, 21 Juli 2026 | 12:06 WIB
Femas Yani Arianto.
Femas Yani Arianto.

KALTIMPOST.ID, Inilah tampang Femas Yani Arianto, peserta tur wisata yang kabur saat berada di Korea Selatan kini jadi perbincangan.

Femas diduga sengaja kabur dan memisahkan diri dari rombongan saat mengikuti wisata bersama Berani Backpacker pada akhir Juni 2026 lalu.

Dugaan kaburnya Femas ini membuat pihak agen travel kini harus menghadapi proses hukum dari otoritas setempat.

Tak tanggung-tanggung, pihak travel harus menerima sanksi denda sebesar Rp 125 juta dari otoritas setempat atas pelanggaran izin tinggal yang dilakukan Femas.

“Kami travel dikenakan denda Rp 125 juta. Kami yang harus mempertanggungjawabkan ke pihak Korea. Kami yang harus menghadapi risiko denda. Dan peserta lain yang sama sekali tidak tahu apa-apa ikut terkena dampaknya," kata Dhani, pemilik travel Berani Backpacker.

Saat ini pihak travel masih terus mencari keberadaan Femas di Korea Selatan.

Lantas, siapa sosok Femas Yani Arianto yang diduga kabur saat trip di Korea Selatan dan kini tengah dicari agen travel?

Femas adalah warga Desa Bantengan, Kecamatan Wungi, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Femas merupakan anak kedua dari tiga bersaudara.

Ibunya seorang janda dan kakaknya telah menikah.

Ia menjadi tulang punggung keluarga lantaran adiknya masih duduk di bangku SD kelas 2.

Femas diketahui pernah menempuh pendidikan bahasa di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) khusus untuk persiapan ke Korea Selatan.

Femas mengikuti trip ke Korea Selatan bersama 27 peserta lainnya dengan menggunakan travel Berani Backpacker pada akhir Juni 2026 lalu.

Saat ini visa kunjungan Femas sudah dinyatakan overstay atau melebihi izin tinggal di Korea Selatan.

Masa berlaku visanya diperkirakan telah habis sekitar tanggal 12–13 Juli 2026.

Ia dilaporkan hilang dan diduga sengaja memisahkan diri tanpa pembeitahuan ke tour leader sejak hari pertama trip di Korea Selatan.

Editor : Hernawati
femas yani arianto tampang femas yani arianto agen tur korea selatan