OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro! Belum Genap 2 Tahun Menjabat, Kini Diamankan KPK

Almasrifah • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 08:34 WIB
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Rabu (29/7/2026). (Anom Widiyantoro/FB)
KPK OTT Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, Rabu (29/7/2026). (Anom Widiyantoro/FB)

KALTIMPOST.ID, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar OTT KPK dengan menyasar kepala daerah.

Kali ini, lembaga antirasuah tersebut mengamankan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, dalam operasi tangkap tangan yang dilakukan di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.

Kabar adanya OTT Bupati Pemalang ini dibenarkan oleh Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto.

"Benar," kata Fitroh Rohcahyanto, dilansir dari Antara, Rabu (29/7/2026).

Baca Juga: Siapa Don Ritto? Profil, Agama, dan Biodata Lengkap: Dari Satu Kampus, Kini Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah

Namun, hingga kini KPK masih belum mengungkap perkara yang menjadi dasar operasi senyap tersebut.

Fitroh juga belum memerinci siapa saja pihak lain yang turut diamankan bersama Anom. Ia meminta agar informasi lebih lanjut menunggu penjelasan resmi dari juru bicara KPK.

"Lebih detailnya ke jubir," ujarnya.

Baca Juga: Kekayaan dan Agama Destry Damayanti: Tembus Rp 100 M, Ini Koleksi Mobil Listrik, Aset Mewah, dan Akun Instagram

Meski demikian, berdasarkan informasi yang beredar, penyidik KPK telah menyegel sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan, termasuk beberapa ruangan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1x24 jam sejak penangkapan untuk menentukan status hukum seluruh pihak yang diamankan.

Baca Juga: Siapa Dea Arranoya? Flexing Mewah Akhiri Karir Ayah, Ini Instagram, TikTok, dan Kampus sang Calon Dokter Hewan

Konstruksi perkara, identitas para pihak, hingga barang bukti yang disita diperkirakan akan diumumkan dalam konferensi pers setelah proses gelar perkara selesai.

Untuk diketahui, Anom Widiyantoro merupakan kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024. Ia terpilih berpasangan dengan Wakil Bupati Nurkholes dan diusung koalisi Partai Golkar, Perindo, PSI, Partai Gelora, serta Partai Buruh.

Pasangan tersebut resmi dilantik bersama kepala daerah lainnya pada 20 Februari 2025. Kini, Bupati Pemalang ditangkap KPK saat masa kepemimpinannya belum genap dua tahun. (*)

Editor : Almasrifah
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro OTT Bupati Pemalang OTT Anom Widiyantoro Bupati Pemalang ditangkap ott kpk