Kalimat Permintaan Maaf Anom Widiyantoro Usai OTT KPK: Bupati Pemalang Diduga Terima Suap Proyek dan Jual Beli Jabatan

Uways Alqadrie • Dipublikasikan Kamis, 30 Juli 2026 | 10:00 WIB
Grafis Kaltim Post
Grafis Kaltim Post

KALTIMPOST.ID, JAKARTA – Bupati Pemalang Anom Widiyantoro menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Permintaan maaf itu disampaikan Anom saat keluar dari Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis (30/7/2026), menuju mobil tahanan. Mengenakan rompi oranye tahanan KPK dengan tangan diborgol, ia hanya memberikan pernyataan singkat kepada awak media.

"Kami memahami situasi ini. Saya minta maaf kepada seluruh masyarakat," ujar Anom singkat.

Baca Juga: Daftar Kasus yang Menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro: KPK Sita Rp2 Miliar, 21 Orang Diamankan

Setelah menyampaikan permintaan maaf, Anom tidak lagi memberikan keterangan dan langsung memasuki kendaraan tahanan.

Sebelumnya, KPK mengungkap OTT yang menjerat Anom berkaitan dengan dugaan praktik korupsi dalam pengadaan proyek di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pemalang. Selain itu, penyidik juga mendalami dugaan jual beli jabatan yang diduga melibatkan kepala daerah tersebut.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, penyelidikan dilakukan secara tertutup sebelum akhirnya tim melakukan penindakan pada Selasa (28/7/2026).

Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 21 orang. Lima orang diamankan di Jakarta, termasuk Anom Widiyantoro, 15 orang diamankan di Pemalang, dan satu orang lainnya di Purworejo.

Dari seluruh pihak yang diamankan, sebanyak 12 orang kemudian dibawa ke Gedung Merah Putih KPK untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Salah satu yang turut diperiksa ialah istri Anom, Noor Faizah.

Baca Juga: Survei SMRC Terbaru: Elektabilitas Dedi Mulyadi Salip Prabowo Subianto, Simulasi Pilpres 2029 Berubah Drastis

Selain mengamankan sejumlah pihak, KPK juga menyita barang bukti berupa uang tunai lebih dari Rp2 miliar yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

Hingga kini, penyidik masih terus mendalami aliran dana serta peran masing-masing pihak dalam kasus dugaan korupsi proyek dan jual beli jabatan di Kabupaten Pemalang.

Editor : Uways Alqadrie
pemalang Bupati Pemalang Anom Widiyantoro OTT KPK 2026 Anom Widiyantoro ditangkap KPK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)