KALTIMPOST.ID, MOJOKERTO – Sebuah video yang memperlihatkan seorang lansia dievakuasi menggunakan truk di Desa Curahmojo, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto, menjadi perhatian publik. Belakangan diketahui, pria bernama Doso (69) itu mengalami cedera setelah sempat menghilang selama kurang lebih 28 jam.
Menurut keterangan keluarga, Doso yang telah mengalami pikun keluar rumah tanpa sepengetahuan anggota keluarga pada Minggu (26/7) siang.
Pencarian dilakukan hingga akhirnya warga menemukan korban pada Senin (27/7) sore di kawasan tambang sirtu, dalam kondisi lemah akibat dehidrasi serta mengeluhkan nyeri di bagian pinggang.
Medan menuju lokasi penemuan yang sulit dilalui kendaraan membuat warga mengevakuasi korban menggunakan tandu sederhana berbahan bambu hingga ke jalan desa. Setelah itu, korban dibawa menggunakan truk milik warga karena desa belum memiliki ambulans ataupun mobil siaga.
Kepala Desa Curahmojo, Sutrisno, membenarkan belum tersedianya kendaraan layanan darurat di wilayahnya. Selama ini, warga yang membutuhkan pertolongan medis umumnya memanfaatkan kendaraan pribadi untuk menuju fasilitas kesehatan.
Kondisi tersebut kembali memunculkan keluhan masyarakat. Selain belum adanya mobil siaga, warga juga menyoroti akses jalan penghubung antardesa yang telah terputus sekitar satu dekade. Akibatnya, kendaraan harus memutar dengan jarak lebih jauh ketika membawa warga yang membutuhkan penanganan medis.
Baca Juga: Daftar Kasus yang Menjerat Bupati Pemalang Anom Widiyantoro: KPK Sita Rp2 Miliar, 21 Orang Diamankan
Pemerintah desa menyatakan pembangunan infrastruktur masih menjadi prioritas sehingga pengadaan mobil siaga belum dapat direalisasikan. Peristiwa ini pun menjadi perhatian karena dinilai menunjukkan pentingnya ketersediaan sarana transportasi darurat di tingkat desa.
Editor : Uways Alqadrie